Record Detail
Advanced SearchText
Komunikasi Sosial: Membangun Hidup Bersama dan Bersesama Perspektif Teologis-Filosofis
Seluruh gagasan dan diskusi mulai gagasan pertama sampai kepada kesebelas memuat pesan tentang tujuan komunikasi, yakni communio (persekutuan) dan progressio (kemajuan). Karena itu, tujuan komunikasi sosial-pastoral, menurut Gereja, adalah communio, tetapi suatu komunio yang tidak sekedar hidup bersama melainkan harus sampai kepada sikap hidup bersesama, yaitu sikap hidup yang memberikan kepedulian terhadap orang lain tanpa syarat. Hidup bersesama adalah hidup berkepedulian, dan hidup berkepedulian adalah hidup memberikan perhatian dan bantuan kepada sesama di sekitar kita ataupun jauh dari kita tanpa syarat. Dengan demikian, kita tidak hanya hidup bersama berdampingan tempat tinggal melainkan hidup bersama berdampingan yang saling mempedulikan. Jika kita gunakan istilah sosiologi F. Tonnies, hidup bersama dan hidup bersesama ini menyangkut dua jenis kesatuan sosial. Hidup bersama itu terjadi di dalam Gesellschaft (masyarakat) sedangkan hidup bersesama berlangsung di dalam sebuah Gemeinschaft (paguyuban, sebuah perkumpulan yang saling mengenal).
Availability
| 21253 | 302.2 Jeg k | Perpustakaan STFT | Available |
Detail Information
| Series Title |
-
|
|---|---|
| Call Number |
302.2 Jeg k
|
| Publisher | Kolofon : Yogyakarta., 2026 |
| Collation |
xviii + 294hlm; 15x23cm
|
| Language |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-623-10-8584-9
|
| Classification |
302.2
|
| Content Type |
-
|
| Media Type |
-
|
|---|---|
| Carrier Type |
-
|
| Edition |
-
|
| Subject(s) | |
| Specific Detail Info |
-
|
| Statement of Responsibility |
-
|
Other version/related
No other version available






