<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22580">
 <titleInfo>
  <title>Kehidupan Manusia [Judul asli:</title>
  <subTitle>Humanae Vitae]</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Paulus VI, Paus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Susanto, Thomas Eddy (ptj)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Translator</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Dep. Dokpen KWI</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>35hlm; 15x22cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Seri Dokumen Gerejawi No.129</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Dokumen penting Gereja Katolik yang menegaskan kembali ajaran moral tradisional tentang kasih perkawinan dan pengaturan kelahiran yang bertanggung jawab. Ensiklik ini menolak kontrasepsi buatan, namun menganjurkan metode alamiah. Intisari ajaran dan sinopsis dari dokumen yang diterbitkan di Roma pada 25 Juli 1968 meliputi (a) Makna Cinta Kasih Perkawinan (Paus Paulus VI menguraikan bahwa cinta kasih dalam pernikahan bersifat manusiawi, total, setia, dan eksklusif. Cinta ini harus memiliki keseimbangan antara aspek penyatuan (menumbuhkan kasih sayang suami-istri) dan aspek prokreasi (keterbukaan untuk melahirkan kehidupan baru). Keduanya tidak dapat dipisahkan), (b) Tanggungjawab sebagai Orangtua (Gereja mengakui bahwa pasangan suami-istri memiliki peran sebagai &quot;orang tua yang bertanggung jawab&quot;. Dalam mempertimbangkan situasi fisik, ekonomi, psikologis, dan sosial, pasangan diperbolehkan untuk menjarangkan jarak kelahiran atau menunda kehamilan karena alasan yang serius), (c) Penolakan terhadap Kontrasepsi Buatan dan Tindakan Lainnya (Dokumen ini secara tegas mengutuk segala bentuk pengendalian kelahiran buatan, seperti penggunaan pil kontrasepsi dan sterilisasi. Selain itu, ensiklik ini juga menegaskan kembali penolakan Gereja Katolik terhadap aborsi, bahkan jika dilakukan dengan alasan medis), (d) Metode Pengaturan Kelahiran Alamiah (Keluarga Berencana Alamiah) (Sebagai solusi moral untuk menjarakkan kelahiran, Paus Paulus VI memperbolehkan pasangan suami-istri menggunakan metode pengaturan kelahiran alami. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan siklus kesuburan alami bawaan tubuh, sehingga batasan moral Gereja tetap terjaga), dan (e) Seruan bagi Masyarakat Luas (Paus juga menghimbau para pemimpin negara, ilmuwan, dan tenaga medis untuk terus menghormati kodrat manusia dan mendukung nilai-nilai moral keluarga. Ia menentang keras solusi pengendalian populasi yang dipaksakan oleh pemerintah yang melanggar hak asasi manusia).</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>manusia</topic>
</subject>
<subject authority="">
 <topic>ensiklik</topic>
</subject>
<classification>262.91</classification>
<identifier type="isbn"></identifier>
<location>
 <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
 <shelfLocator>262.91 Pau k</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">21208</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
   <shelfLocator>262.91 Pau k</shelfLocator>
  </copyInformation>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">21209</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
   <shelfLocator>262.91 Pau k</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>Seri_Dok_Gerejawi_129.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>22580</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-06-03 11:04:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-06-08 08:43:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>