<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22530">
 <titleInfo>
  <title>Sibuk Scroll atau Grow? Kaum Muda Vis-A Vis Dunia Digital</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wijanarko, Robertus (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Iswandir, Lorentius (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>v + 619hlm; 18x25cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Seri Filsafat Teologi Widya Sasana Vol.35 No.Seri 34, 2025</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Tulisan ini membahas fenomena pola komunikasi dangkal dan repetitif yang berkembang di kalangan orang muda dalam ekosistem budaya digital kontemporer. Fokus utama kajian ini adalah aktivitas ‘scroll, like, repeat’ di media sosial seperti Instagram dan TikTok yang telah menggantikan bentuk komunikasi interpersonal yang reflektif dengan interaksi instan, simbolik dan minim makna. Penelitian ini mengevaluasi bagaimana budaya digital yang mengutamakan kecepatan, visualisasi dan reaksi cepat mendorong konsumsi konten pasif serta membentuk komunikasi yang lebih performatif daripada substansial. Dengan menggunakan pendekatan teori komunikasi kritis dari pemikir seperti Habermas, McLuhan, dan Baudrillard, analisis ini menunjukkan  bahwa media sosial tidak hanya sebagai saluran komunikasi, tetapi juga sebagai alat dominasi budaya dan konstruksi realitas sosial. Fenomena komunikasi instan telah menciptakan krisis makna, menurunkan kualitas dialog dan memunculkan dampak psikologis seperti alienasi dan ketergantungan terhadap validasi eksternal. Orang muda cenderung terjebak dalam pola interaksi yang mementingkan respons cepat ketimbang refleksi, yang berdampak pada kemampuan berpikir kritis dan berempati. Tulisan ini menekankan perlunya pengembangan literasi media dan pendidikan komunikasi kritis untuk membangun kembali kesadaran terhadap makna komunikasi. Komunikasi yang bermakna tidak hanya berfokus pada ekspresi, tetapi juga keterlibatan dalam dialog otentik yang memperkaya relasi sosial dan keberadaan bersama. Penemuan dari kajian ini adalah bahwa komunikasi digital di kalangan orang muda saat ini menghadapi tantangan besar dalam menjaga kedalaman, refleksi dan keaslian. Upaya kolektif untuk memperlambat ritme komunikasi, meningkatkan kesadaran kritis dan mendorong praktik dialogis sangat penting untuk membentuk ruang digital yang lebih sehat, inklusif dan transformatif.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>komunikasi-filsafat</topic>
</subject>
<subject authority="">
 <topic>Media digital</topic>
</subject>
<classification>302.23</classification>
<identifier type="isbn">ISSN14119005</identifier>
<location>
 <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
 <shelfLocator>302.23 Wij s</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">21195</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
   <shelfLocator>302.23 Wij s</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>Sibuk_Scroll_atau_Grow.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>22530</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-05-13 11:46:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-05-13 11:47:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>