<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22528">
 <titleInfo>
  <title>Katekese sebagai Learning Environment:</title>
  <subTitle>Analisis Formasi Iman, Keryma, dan Eklesiologi Kontemporer</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Firmanto, Antonius Denny</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>Widya Sasana Publication</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>vii + 96hlm; 17,5x25cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Katekese Sebagai Learning Environment Analisis Formasi Iman, Kerygma, dan Eklesiologi Kontemporer Buku Katekese sebagai Learning Environment mengajak pembaca melihat katekese bukan sekadar sebagai kegiatan pengajaran iman atau program pastoral rutin, melainkan sebagai ruang pembelajaran iman yang formatif dan transformatif. Berangkat dari refleksi teologis dan eklesiologis pasca Konsili Vatikan II, buku ini menegaskan bahwa katekese adalah bagian integral dari misi Gereja untuk menuntun umat kepada perjumpaan hidup dengan Kristus dalam konteks konkret kehidupan manusia. Melalui analisis yang mendalam, buku ini mengulas berbagai problem katekese kontemporer: reduksi katekese menjadi kelas agama, keterputusan antara iman dan hidup, melemahnya dimensi mistagogis, serta ketegangan antara ajaran Gereja dan realitas sosial-budaya. Alih-alih menawarkan solusi teknis yang instan, penulis mengajak pembaca menelusuri akar teologis, pedagogis, dan eklesiologis dari problem problem tersebut, sehingga pembaruan katekese sungguh bertolak dari pemahaman iman yang utuh. Konsep kunci Catechetical Learning Environment (CLE) menjadi benang merah buku ini. Katekese dipahami sebagai ekosistem pembelajaran iman yang melibatkan dimensi kognitif, afektif, dan volisional, serta berlangsung dalam jejaring Sabda, liturgi, persekutuan, dan praksis hidup. Dengan kerangka ini, katekese diposisikan sebagai proses formasi subjek beriman—bukan hanya transmisi isi iman—yang membentuk sikap, motivasi, dan komitmen kristiani dalam Gereja dan masyarakat. Ditujukan bagi mahasiswa teologi, katekis, imam, dan pelaku pastoral, buku ini tidak hanya memperkaya pemahaman konseptual tentang katekese, tetapi juga membekali pembaca dengan cara berpikir analitis dan reflektif untuk membaca realitas katekese di lapangan. Pada akhirnya, buku ini menegaskan bahwa problem katekese bukan tanda kegagalan, melainkan titik tolak pembaruan, agar katekese sungguh menjadi ruang pembelajaran iman yang hidup, bermakna, dan berdaya transformasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>katekese</topic>
 </subject>
 <classification>268.4</classification>
 <identifier type="isbn">9786239794484</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>268.4 Fir k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">21194</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>268.4 Fir k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Katekese_sebagai_Learning_Environment.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>22528</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-05-13 11:42:29</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-05-13 11:42:50</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>