Record Detail
Advanced SearchText
Problematika Perkawinan Sesama Jenis: Perspektif Moral Katolik
Salah satu persoalan yang tengah dihadapi oleh dunia dewasa ini adalah perkawinan sesama jenis (same-sex marriage). Hingga saat ini, lebih dari 30 negara telah memberikan legalisasi terhadap perkawinan tersebut. Sebagian masyarakat menerimanya dengan alasan kesetaraan, hak asasi manusia, dan demi status sosial. Sebagian lain menolak karena berlawanan dengan tatanan alam, tatanan masyarakat, institusi perkawinan, dan agama. Bagaimana kita mesti menyikapi perkawinan sesama jenis tersebut? Sebagai orang Katolik, kita tidak perlu bingung. Di satu sisi, kita memang perlu realistis dan humanis untuk menerima mereka yang memiliki kecenderungan homoseksual. Namun, di sisi lain, kita perlu tegas dalam menjaga perkawinan sesuai kodratnya. Dalam hal ini, setiap orang Katolik diajak untuk terus mengutamakan kebenaran Wahyu Allah bahwa perkawinan hanya dapat berlangsung antara seorang pria dan seorang wanita. Dengan itu, kita mengusahakan kebaikan bersama tanpa meninggalkan akar kebenaran iman Katolik.
Availability
| 21179 | 241 Chr p | Perpustakaan STFT | Available |
Detail Information
| Series Title |
-
|
|---|---|
| Call Number |
241 Chr p
|
| Publisher | OBOR : Jakarta., 2024 |
| Collation |
viii + 100hlm; 14x21cm
|
| Language |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-979-565-966-2
|
| Classification |
241
|
| Content Type |
-
|
| Media Type |
-
|
|---|---|
| Carrier Type |
-
|
| Edition |
-
|
| Subject(s) | |
| Specific Detail Info |
-
|
| Statement of Responsibility |
-
|
Other version/related
No other version available






