<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22011">
 <titleInfo>
  <title>Eksplorasi Simbolisme Seni Tato Dalam Tradisi Suku Mentawai Menurut Lars Krutak</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Raymundus I Made Sudhiarsa, Ph.D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. F.A. Dimas Satyawardhana, Lic. Psi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aloysius</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x; 111hal: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berfokus pada eksplorasi simbolisme dalam seni tato tradisi Suku Mentawai (titi) berdasarkan perspektif antropolog Lars Krutak. Tujuannya adalah menggali makna simbolik tato Mentawai, menganalisis peran tato sebagai sistem pengetahuan budaya dan spiritual, serta menelaah relevansinya di era modern. Dengan menggunakan metode studi pustaka (library research) dan pendekatan kualitatif, penelitian ini menerapkan analisis hermeneutika dan semiotika terhadap karya-karya Krutak serta sumber pendukung seperti studi antropologi visual dan budaya sehingga diperoleh sintesis pemahaman yang komprehensif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tato Mentawai berfungsi sebagai arsip hidup yang menyimpan pengetahuan ekologis, spiritual, dan sosial masyarakatnya. Motif seperti tao (pohon sagu), bunga terung, dan bari (burung) merepresentasikan hubungan kosmologis manusia dengan alam dan leluhur. Krutak menafsirkan tato sebagai bentuk embodied ecological knowledge yang menghubungkan tubuh manusia dengan keseimbangan kosmik melalui simbol-simbol visual. Proses penatoan, yang sarat dengan ritual sakral, memperlihatkan tato bukan sekadar seni tubuh, tetapi performativitas budaya yang mengukuhkan identitas, status sosial, dan harmoni spiritual. Penelitian ini memberikan sumbangan teoretis bagi pengembangan studi antropologi visul dan semiotika budaya, dengan menegaskan tato tradisional sebagai bahasa simbolik kompleks yang mengandung pengetahuan ekologis dan spiritual. Secara praktis, penelitian ini juga berkontribusi pada upaya pelestarian dan revitalisasi tradisi tato Mentaeai agar tetap relevan tanpa kehilangan makna aslinya dalam konteks modern.&#13;
Kata kunci: simbolisme, tato tradisional Mentawai, Lars Krutak, pengetahuan spiritual, antropologi visual.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>959.81</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>959.81 Alo e</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">21.061</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>959.81 Alo e</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>22011</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-07 10:18:59</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-07 10:56:46</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>