<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22010">
 <titleInfo>
  <title>Makna Gorga Pada Masyarakat Batak Toba Ditinjau Dari Perspektif Interpretatif Clifford Geertz ( tinjauan filosofis antropologis )</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Robert Pius Manik, Ph.D.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. F.A. Dimas Satyawardhana, Lic. Psi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Simnanjuntak, Yoga M.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi; 81 hal: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji makna mendalam yang terkandung dalam Gorga, seni ukir tradisional masyarakat Batak Toba, yang melampaui pemahaman umum sebagai sekadar dekorasi visual. Studi ini berangkat dari fenomena terbatasnya pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai filosofis yang diusung Gorga, sehingga seni itu sering direduksi pada aspek estetika semata. Padahal setiap motif dalam Gorga merupakan sistem simbol yang mempresentasikan kosmologi, spiritualitas, dan struktur sosial masyarakat pendukungnya. Dengan menggunakan pendekatan interpretatif budaya Clifford Geertz, penelitian ini menganalisis Gorga sebagai'Teks Kebudayaan' yang perlu dibaca untuk memahami dunia makna orang Batak Toba. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dari berbagai sumber sekunder seperti literatur etnografis, kajian budaya material, dan dokumentasi visual, yang kemudian dianalisis secara deskriptif-interpretatif untuk mengungkap lapisan makna simbolik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Gorga berfungsi sebagai medium ekspresi budaya yang kompleks. Pada dimensi spiritual, Gorga mempresentasikan hubungan antara manusia dengan alam gaib, leluhur, dan kekuatan kosmik. Sementara pada dimensi sosial, Gorga mencerminkan stratifikasi masyarakat, nilai-nilai kolektivitas, serta berperan sebagai penanda identitas dan keberlanjutan tradisi. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa Gorga merupakan entitas budya yang hidup, yang tidak hanya memperindah ruang fisik tetapi juga menjadi sarana transmisi nilai, perlindungan simbolis, dan peneguhan identitas kolektif masyarakat Batak Toba. Implikasi studi ini menekankan pentingnya pendekatan hermeneutik dalam memahami warisan budaya, agar nilai-nilai luhur di balik bentuk visual dapat terus dilestarikan dan dihidupi..&#13;
Kunci: Gorga, simbol, interpretasi budaya, Clifford Geertz.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kebudayaan Batak Toba</topic>
 </subject>
 <classification>959.81</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>959.81 Sim m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">21.068</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>959.81 Sim m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>22010</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-07 10:08:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-07 12:13:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>