<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="21233">
 <titleInfo>
  <title>Revitalisasi Subjek dalam Budaya Belis di Manggarai Berdasarkan Konsep Subjek Slavoj Zizek dan Implikasi Pastoralnya</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Sermada Kelen Donatus, M.A.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>3. Robertus Wijanarko, Ph.D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agu, Egidius</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Pius Pandor, Lic.Phil</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii + 213hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fokus utama penelitian ini adalah menggali kembali nilai-nilai filosofis yang terkandung dlam tradisi belis di Manggarai, terutama dalam konteks perubahan budaya akibat modernisasi dan globalisasi. Belis berubah dari 'pemberian' menjadi 'pembayaran'. Belis, yang pada awalnya merupakan simbol penghormatan terhadap perempuan, bentuk tanggung jawab dan pengikat hubungan antar-keluarga, kini mengalami pergeseran makna. Belis kini menjadi  beban ekonomi dan sosial yang banyak diperdebatkan oleh generasi muda. Bertolak dari persoalan di atas, tujuan utama penelitian ini adalah untuk merevitalisasi subjek belis sehingga dapat mereinterpretasi kembali makna belis dalam perspektif subjek Zizekian. Konsep subjek Zizek menyoroti bagaimana individu tidak pernah stabil, melainkan selalu berada dalam ketegangan ideologis yang membentuk identitasnya. Subjek itu kosong di dalam keutuhannya, dan utuh di dalam kekosongannya. Subjek tidak pernah utuh, selalu dalam proses menjadi. Subjek dalam budaya Manggarai mengalami dislokasi antara nilai-nilai tradisional dan tuntutan modernitas, yang menciptakan dilema antara mempertahankan warisan budaya atau mengadopsi norma-norma baru yang lebih praktis dan ekonomis. Upaya revitalisasi belis bukan hanya soal mempertahankan atau menghapus tradisi, tetapi bagaimana menciptakan pemaknaan baru yang lebih selaras dengan realitas sosial masyarakat Manggarai saat ini. Metodologi penelitian yang digunakan adalah wawancara dan studi kepustakaan dalam perspektif fenomenologi kritis. Pendekatan ini memungkinkan analisis mendalam tentang bagaimana subjek dalam budaya Manggarai memahami dan merespons transformasi belis di tengah perubahan sosial. Menelaah praktik belis dalam terang teori Zizek, penelitian ini mengungkap bahwa belis bukan sekadar transaksi ekonomi, tetapi juga isntrumen ideologis yang membentuk struktur sosial dan kesadaran subjek. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mencapai reinterpretasi makna belis, penting untuk dilakukan revitalisasi subjek belis. Revitalisai subjek belis dilakukan melalui pendekatan yang lebih reflektif dan dialogis, sehingga nilai-nilai penghormatan dan keterikatan sosial tetap dijaga tanpa harus nenonjolkan bentuk-bentuk materialistis yang membebani individu dan keluarga. Melalui pemahaman mengenai konsep subjek sebagai entitas yang terus menerus dikonstruksi ulang, penelitian ini menawarkan perspektif baru dalam melihat belis sebagai bagian dari identitas kolektif yang fleksibel dan dinamis. Kontribusi penelitian ini terletak pada integrasi pemikiran Zizek dengan realita budaya Manggarai dapat mengelola warisan tradisional di tengah kemajuan arus globalisasi. Penelitian ini membawa pemahaman dan penafsiran kembali nilai-nilai budaya belis secara kritis,  sehingga belis dapat tetap menjadi wadah pengikat relasi sosial, penghormatan dan solidaritas tanpa terjebak dalam mekanisme ekonomi yang eksploitatif. Selain itu, penelitian ini mempunyai implikasi pastoral, yakni mendorong subjek pastoral mampu menghadirkan pewartaan yang bersifat terbuka dan kontekstual. Upaya revitalisasi subjek belis, berimplikasi pada pelayan pastoral agar tidak terjebak pada gaya pastor-sentris dengan dogmatisasi pengajaran. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam merumuskan pendekatan yang lebih adaptif guna menjaga keberlanjutan budaya belis. dalam masyarakat Manggarai dan membantu subjek pastoral dalam menghadirkan sukacita Injil di setiap zaman.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kebudayaan Flores (Manggarai)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS 2025</topic>
 </subject>
 <classification>959.86</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>959.86 Agu r</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">23.01006</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>959.86 Agu r</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_TESIS_2023.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>21233</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-04 09:14:14</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-16 11:11:26</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>