Record Detail
Advanced SearchText
Makna Simbol Gorga dalam Bangunan Rumah Adat Batak Toba dalam Terang Interpretasi Kebudayaan Clifford Geertz
Manusia sebagai mahluk yang berziarah di sunia ini akan selalu menjalin relasi dengan sesamanya dalam hidup kemasyarakatannya. Dalam mempererat relasi, dapat dilakukan dengan banyak hal. Salah satu cara adalah dengan berbagai kesenian. Kesenian adalah cara manusia kuno untuk membangun dan membentuk suatu komunikasi dan relasi. Kesenian menjadi representasi dari pembuat kesenian itu, semangat yang hendak ditampilkan atau bahkan situasi kehidupan pada masa itu. Masing-masing budaya tentunya berkembang bersamaan dengan berbagai bentuk kesenian yang menjadi identitas dan semangat dalam kebudayaan tersebut. Dalam budaya Batak Toba, terdapat berbagai bentuk kesenian seperti, tarian, musik, kain adat atau pakaian adat, serta ukiran dan rumah adat. Rumah adat Batak Toba adalah suatu bentuk atau hasil kesenian orang batak Toba yang menjadi identitas dan representasi yang konkret tentang orang Batak Toba. Di dalam rumah adat Batak Toba terdapat berbagai ornamen yang juga disebut gorga atau ukiran khas yang memiliki maknanya masing-masing. Gorga dan rumah adat Batak Toba adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji secara filosofis dan antropologis tentang makna gorga dan rumah adat Batak Toba dalam kehidupan orang Batak Toba. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa gorga dalam rumah adat Batak Toba tidak sekadar ukiran tanpa makna. Makna Gorga Batak sebagai representasi orang batak harus dilihat secara satu kesatuan menyeluruh dalam kesatuan dengan rumah adat Batak Toba. Sedangkan secara filosofis antropologis gorga dalam rumah adat Batak Toba memiliki makna fenomenologis-mistis, sosial, kesakralan, etis dan estetis. Dari sudut fenomenologis-mistis, gorga dan rumah adat Batak Toba adalah gambaran kosmologis Batak Toba yang dibagi menjadi tiga bagian yakni atap, lantai, dan kolong rumah (bara). Dari sudut sosial, gorga dan rumah adat Batak Toba menjadi simbol komunikasi, nilai hidup, dan kedudukan. Dari sudut kesakralan, gorga dan rumah adat Batak Toba menjadi simbol yang mampu menghubungkan manusia dengan alam semesta, dunia roh, dan nilai-nilai luhur. Dari dimensi etis, gorga dan rumah adat Batak Toba menjadi simbol relasi erat manusia dengan manusia dan alam semesta, serta sebagai simbol penghormatan secara personal pada orang lain. Dari dimensi estetis, gorga dan rumah adat Batak Toba menjadi suatu keindahan dan warisan leluhur yang sangat kaya akan makna. Gorga dan rumah adat Batak Toba adalah suatu warisan kesenian yang sangat essensial dalam kebudayaan Batak Toba. makna dari gorga dan rumah adat Batak Toba menjadi representasi yang konkret nilai ideal yang harus dimiliki oleh orang Batak Toba. Sehingga, gorga dan rumah adat Batak Toba tidak hanya sekadar bangunan atau ukiran biasa tanpa makna, namun merupakan suatu gambaran yang sahih mengenai identitas orang batak, apabila gorga dan rumah adat Batak Toba dilihat secara menyeluruh dalam satu kesatuan.
Availability
| 21.064 | 959.81 Sun m | Perpustakaan STFT | Available |
Detail Information
| Series Title |
-
|
|---|---|
| Call Number |
959.81 Sun m
|
| Publisher | STFT Widya Sasana : Malang., 2025 |
| Collation |
x + 103hlm: 21,5x28cm
|
| Language |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Classification |
959.81
|
| Content Type |
-
|
| Media Type |
-
|
|---|---|
| Carrier Type |
-
|
| Edition |
-
|
| Subject(s) | |
| Specific Detail Info |
-
|
| Statement of Responsibility |
-
|
Other version/related
No other version available






