<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="20861">
 <titleInfo>
  <title>Subaltern Menurut Gayatri Chakravorty Spivak</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Robertus Wijanarko, Ph.D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Mathias Jebaru Adon, S.Fil, M.Fil</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anggoro, Blasius Diki</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi + 142hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep subaltern sebagaimana dirumuskan oleh Gayatri Chakravorty Spivak, terutama dalam esainya Can the Subaltern Speak? Fokus utama penelitian ini adalah membongkar secara konseptual bagaimana Spivak memahami posisi kelompok-kelompok yang termarjinalkan, terutama perempuan dari dunia ketiga, yang tidak memiliki akses untuk menyuarakan pengalaman hidup mereka secara otentik dalam ruang publik. Metode penelitian menggunakan studi pustaka, penelitian ini menganalisis pemikiran Spivak dan para pemikir yang mempengaruhinya seperti Gramsci, Derrida, Foucault, dan Said. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep subaltern Spivak merupakan kritik tajam terhadap kolonialisme, patriarki, dan praktik representasi yang tidak membebaskan. Konsep awal subaltern berasal dari Antonio Gramsci, merujuk pada masyarakat yang termarjinalkan dan tidak memiliki akses terhadap representasi politik dan sosial. Bagi Spivak, subaltern tidak dapat berbicara karena sistem representasi hegemonik yang mendominasi wacana politik, sosial, dan epistemik menutup kemungkinan mereka untuk didengar. Peran kaum intelektual menjadi penting karena sebagai jembatan bagi kelompok subaltern. Kaum intelektual memiliki tantangan dalam merepresentasikan suara subaltern, agar suara mereka tidak hanya sekedar diwakili, tetapi benar-benar diartikulasikan sesuai dengan pengalaman mereka sendiri. Konsep subaltern dari Spivak memberikan kontribusi dalam memahami bentuk ketidakadilan struktural, termasuk dalam konteks Indonesia. Menekankan pentingnya pendekatan kritis dan inklusif dalam memperjuangkan hakhak kelompok masyarakat marginal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>sosial, perubahan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2025</topic>
 </subject>
 <classification>303.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>303.4 Ang s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">21.072</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>303.4 Ang s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_2023.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>20861</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-04 08:54:52</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-04 09:37:06</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>