Record Detail
Advanced SearchText
Pandangan Moral Gereja Katolik terhadap Fenomena Surogasi dalam Terang Donum Vitae II-A, artikel 3
Fenomena surogasi, yang merujuk pada praktik penggantian ibu biologis dalam proses kehamilan, telah muncul sebagai isu etis yang rumit dalam konteks masyarakat modern. Gereja Katolik, melalui dokumen Donum Vitae yang diterbitkan oleh Kongregasi untuk Doktrin Iman pada tahun 1987, memberikan penilaian moral yang jelas terhadap praktik ini. Penelitian ini mengkaji Donum Vitae, khususnya Bagian IIA, Artikel 3, untuk mengidentifikasi alasan fundamental di balik penolakan Gereja Katolik terhadap surogasi dari sudut pandang moral dan teologis. Dengan metode penelitian studi pustaka, studi ini menyoroti prinsip-prinsip moral yang mendasari Ajaran Gereja, termasuk martabat manusia, ikatan suami-istri, serta hak anak untuk dilahirkan dalam konteks hubungan yang sah antara pasangan. Temuan analisis menunjukkan bahwa surogasi dipandang sebagai pelanggaran terhadap martabat individu baik anak maupun perempuan, dan dapat mengganggu sifat perkawinan yang didasarkan pada cinta dan kesetiaan. Selain itu, praktik surogasi juga berpotensi untuk berujung pada komersialisasi tubuh manusia. Oleh karena itu, Gereja Katolik menekankan bahwa setiap tindakan reproduksi harus mematuhi norma-norma moral yang sejalan dengan hukum alam dan kehendak Ilahi. Studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi umat Katolik dan masyarakat umum mengenai konsekuensi etis dari praktik surogasi.
Availability
| 21.053 | 241 Pra p | Perpustakaan STFT | Available |
Detail Information
| Series Title |
-
|
|---|---|
| Call Number |
241 Pra p
|
| Publisher | STFT Widya Sasana : Malang., 2025 |
| Collation |
xi + 83hlm: 21,5x28cm
|
| Language |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Classification |
241
|
| Content Type |
-
|
| Media Type |
-
|
|---|---|
| Carrier Type |
-
|
| Edition |
-
|
| Subject(s) | |
| Specific Detail Info |
-
|
| Statement of Responsibility |
-
|
Other version/related
No other version available






