<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2084">
 <titleInfo>
  <title>Togog Madeg Pandhita. Unitarianisme vs Tauhid:</title>
  <subTitle>'Rasan-rasan' Soal Tuhan di Jagat Punakawan</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adiningrat, K.P. Sena</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>iSCS Publishing House</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii + 215hlm; 14,5x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar belakang terbitnya buku ini adalah bagaimana orang Kristen sekarang dihadapkan pada kondisi di mana Tritunggal sebagai intisari ajaran Kristen digugat. Gugatan tersebut datangnya bukan dari agama lain, melainkan dari orang internal sendiri sehingga muncul suatu heresy atau ketidaklurusan dalam ajaran Kristen. Ajaran heresy tersebut adalah ajaran Unitarianisme. Unitarianisme adalah ajaran yang mengatakan apabila Tritunggal adalah bukan ajaran inti Kristen, dan menurut mereka bahwa Allah Bapa adalah satu-satunya Allah yang benar, sedangkan Allah Anak dan Allah Roh Kudus hanya sebagai “arsitek Allah” dan “daya cipta Allah” saja. Ajaran ini tentu bukanlah ajaran Kristen sejati. Buku ini hadir dalam bahasa Jawa Pukawanan yang kocak, lucu, dan menggelitik semua pembacanya. Pembahasan yang dikemas dengan demikian membuat orang tidak capek dalam membacanya. Malahan, orang bisa memahami dengan mudah karena bahasanya yang sederhana dan lucu. Dengan berbekal bahasa asli, tulisan Bapa-Bapa Gereja, dan bukti-bukti historis, sang Kiai Semar (K. P. Sena Adiningrat) menjelaskan dengan gamblang mengenai ajaran Tritunggal kepada kita semua, khususnya pada umat Kristen agar mampu membangun dialog dengan penganut Unitarianisme (Bilung). Maka, kita dapat melihat tujuan pasti dari penerbitan buku ini adalah sebuah usaha apologetika (pembelaan, pertanggungjawaban) terhadap iman Kristen yang sejati.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Tritunggal</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>filsafat Jawa</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>filsafat Indonesia</topic>
 </subject>
 <classification>181.16</classification>
 <identifier type="isbn">9786029583229</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>181.16 Adi t</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">3757</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>181.16 Adi t</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Togog_Madeg_Pandhita.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2084</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>