<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="20835">
 <titleInfo>
  <title>Ketika Yesus Membayar Pajak Bait Allah (Eksegese dan refleksi teologis kewajiban kristiani dan kewarganegaraan dalam Injil Matius 17:</title>
  <subTitle>24-27)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Gregorius Tri Wardoyo</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Ignatius Budiono, Lic.S.S.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Koten, Santo Ignasius</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii + 119hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna mendalam dari teks Matius 17:24-27 melalui pendekatan eksegese, guna memahami Tindakan Yesus dalam membayar pajak Bait Allah serta relevansinya bagi kehidupan Kristiani dan kewarganegaraan. Fokus utama terletak pada ketegangan antara identitas Yesus sebagai Anak Allah, yang secara teologis tidak terikat oleh kewajiban membayar pajak ke rumah Bapa-Nya sendiri, dan pilihanNya untuk tetap membayar demi menghindari batu sandungan bagi orang lain. Penelitian ini menggunakan metode studi Pustaka dan pendekatan eksegetis yang mencakup analisis historis-kontekstual, linguistic (sintaksis dan semantic), serta naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yesus sebagai Anak Allah sebenarnya tidak memiliki kewajiban membayar pajak Bait Allah. Namun, dalam solidaritas sosial dan untuk menghindari kesalahpahaman (batu sandungan), Ia tetap membayar pajak melalui cara ilahi, yaitu memerintahkan Petrus untuk memancing dan memperoleh uang dari mulut ikan. Tindakan ini menjadi symbol ketaatan yang bebas, pengakuan terhadap penyelenggaraan Ilahi, dan sikap tanggung jawab dalam konteks religious maupun kewarganegaraan. Refleksi teologis menunjukkan bahwa umat Kristiani masa kini dipanggil untuk meneladani Yesus dalam menjaga integritas iman sekaligus bertanggung jawab secara sosial. Menjadi warga negara yang taat hukum bukanlah pertentangan dengan kehidupan Rohani, melainkan bagian dari kesaksiaan iman yang konkret. Penelitian ini memperlihatkan bahwa iman yang dewasa harus mampu mengharmonikan kebebasan Rohani dan kewajiban sosial dalam terang kasih dan pengabdian kepada Allah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Alkitab-PB-Matius</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2025</topic>
 </subject>
 <classification>226.207</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>226.207 Kot k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">21.056</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>226.207 Kot k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_2023.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>20835</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-28 09:25:17</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-01 10:34:18</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>