<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="20832">
 <titleInfo>
  <title>Kuasa Allah Atas Kerajaan Yehuda (Analisis eksegetis dan refleksi teologis atas Yeremia 39:</title>
  <subTitle>1-10)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Gregorius Tri Wardoyo</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Ignatius Budiono, Lic.S.S.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Doni, Romansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi + 70hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara eksegetis teks Yeremia 39:1–10 dan merefleksikan makna teologisnya, khususnya terkait kuasa Allah atas kehancuran Kerajaan Yehuda. Teks ini dipilih karena memuat penggenapan nubuat Allah melalui Nabi Yeremia dan menjadi cerminan nyata atas konsekuensi dari ketidaktaatan manusia terhadap firman Tuhan. Fokus penelitian ini mencakup kehancuran Yerusalem oleh tentara Babel, pelarian Raja Zedekia, serta nasib orang-orang miskin yang ditinggalkan di tanah Yehuda. Penelitian ini menggunakan metode eksegesis dengan pendekatan sintaksis, semantik, dan analisis cerita untuk mengungkap struktur serta pesan teologis yang terkandung dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehancuran Yerusalem bukan sekadar peristiwa politis atau militer biasa, melainkan merupakan tindakan ilahi sebagai bentuk penghukuman atas dosa dan pemberontakan umat. Namun demikian, Allah tetap menunjukkan belas kasih dan keadilan-Nya, khususnya terhadap mereka yang kecil, rendah hati, dan tidak ikut bersalah dalam kejatuhan bangsa tersebut. Refleksi teologis atas teks ini menekankan pentingnya hidup dalam ketaatan, iman, dan pengharapan kepada Allah. Dalam konteks zaman modern, terutama di tengah krisis iman, materialisme, dan individualisme, teks ini menjadi teguran keras bagi generasi muda yang lebih mengandalkan kekuatan manusiawi, teknologi dan logika duniawi daripada percaya pada kuasa dan penyelenggaraan ilahi. Kesadaran akan kuasa Allah menjadi panggilan iman untuk kembali hidup dalam relasi yang benar dengan-Nya. Dengan demikian, Yeremia 39:1–10 tetap relevan sebagai peringatan profetik dan ajakan pertobatan bagi umat beriman di tengah tantangan zaman.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Alkitab-PL-Yeremia</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2025</topic>
 </subject>
 <classification>224.207</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>224.207 Don k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">21.043</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>224.207 Don k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_2023.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>20832</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-27 12:04:49</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-01 10:26:50</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>