<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="19742">
 <titleInfo>
  <title>Dampak Yuridis Perkawinan Adat Dayak Iban sebagai Landasan Pentingnya Konvalidasi Perkawinan Berdasarkan Kanon 1160 tentang Cacat Forma</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Alphonsus Tjatur Raharso</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suryanto, Fransiskus Rino</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Yohanes Willson B. Lena Meo, S.Fil,Lic</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>vi + 63hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini membahas dampak yuridis perkawinan adat Dayak Iban dan pentingnya konvalidasi perkawinan berdasarkan Kanon 1160 tentang cacat forma. Perkawinan adat Dayak Iban secara hukum Gereja Katolik menjadi perkawinan yang tidak sah dikarenakan tidak memenuhi syarat forma berkaitan dengan tata cara dan prosedur perkawinannya. Kanon 1160 menyatakan bahwa perkawinan yang tidak sah secara forma harus dikonvalidasi agar dapat dikatakan sah secara Gereja. Studi ini menemukan bahwa ketidaksesuai antara perkawinan secara adat dengan hukum yang berlaku dalam Gereja Katolik memiliki dampak pada pasangan Katolik dalam mendapatkan haknya sebagai umat. penelitian ini menekankan pentingnya konvalidasi perkawinan untuk memberikan kepastian hukum dan melindungi hakhak sebagai pasangan Katolik dalam perkawinan. Konvalidasi tidak hanya menjamin sahnya perkawinan secara hukum, tetapi juga mengakomodasi kearifan lokal dan tradisi adat yang kaya. Dengan mengintegrasikan konvalidasi dalam sistem hukum perkawinan, diharapkan dapat tercipta harmonisasi antara hukum adat dan hukum gerejawi yang pada akhirnya dapat menemukan langkah terbaik dalam melaksanakan perkawinan yang sah secara Gereja dan adat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pembaharuan melalui dialog antara Gereja dan masyarakat adat sebagai upaya inkulturasi yang tetap berpedoman dengan hukum gerejawi yang berlaku.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>perkawinan Kristen</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>perkawinan-hukum adat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2024</topic>
 </subject>
 <classification>248.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>248.4 Sur d</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">20.008</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>248.4 Sur d</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_2023.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>19742</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-02 08:45:52</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-10 11:29:30</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>