<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18824">
 <titleInfo>
  <title>Membangun Budaya Dialog untuk Mempererat Ikatan Persaudaraan dan Relevansinya Bagi Persaudaraan di Kalimantan Barat (Sebuah refleksi teologis dari Ensiklik Fratelli Tutti artikel 146-150)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Yustinus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. I Ketut Gegel</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Purnomo, Silvanus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kalimantan Barat merupakan salah satu bagian dari negara Indonesia yang kaya akan keberagaman, suku, ras, agama dan budaya. Banyaknya keberagaman di Kalimantan Barat bukan hanya menjadi keunikan dari daerah tersebut, tetapi juga menjadi pemicu terjadinya konflik dan aneka perselisihan. Beberapa konflik dan beberapa perselisihan yang pernah terjadi Kalimantan Barat disebabkan oleh faktor keberagaman suku, ras dan agama yaitu: konflik antar suku Dayak dan Madura di kota Sambas tahun 1999, konflik Melayu dan Dayak di Sei Durian tahun 2003, konflik Melayu dan Cina Singkawang tahun 2007. Konflik semacam ini masih memiliki potensi untuk terulang kembali jika masyarakat Kalimantan Barat belum bisa menjadi lokal yang sehat dan masih memiliki sikap narsisme kedaerahan. Berdasarkan konflik dan tindakan rasis yang berkembang dalam kehidupan masyarakat Indonesia khususnya dalam konteks ini masyarakat Kalimantan Barat penulis merefleksikan dan menawarkan pentingnya membangun budaya dialog, baik itu dialog anatar agama maupun dialog antar budaya. Fokus dari penulisan skripsi ini adalah mendalami secara teologis refleksi penulis mengenai membangun budaya dialog untuk mempererat ikatan persaudaraan di Kalimantan Barat menurut ensiklik Fratelli Tutti artikel 146-150. Paus Francis melalui ensiklik Fratelli Tutti artikel 146-150 tersebut mengatakan bahwa pentingnya membangun budaya dialog untuk mempererat ikatan persaudaraan. Dalam konteks inilah penulis sependapat dengan Paus Fransiskus bahwa membangun budaya dialog masih sangat relevan untuk ditingkatkan dalam kehidupan masyarakat agar persaudaran dan persatuan dalam diri bangsa Indonesia, khususnya dalam konteks ini masyarakat Kalimantan Barat dapat diwujudkan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kerukunan antar umat beragama</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2023</topic>
 </subject>
 <classification>291.172</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>291.172 Pur m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">19.093</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>291.172 Pur m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_2023.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>18824</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-18 10:40:17</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-20 12:11:29</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>