<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18785">
 <titleInfo>
  <title>Kontribusi Pemaknaan Simbol Roti Buaya dalam Perkawinan Adat Betawi Bagi Penghayatan Ciri Hakiki Esensial Kesatuan (Unitas) Perkawinan Katolik</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Alphonsus Tjatur Raharso</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Gadi, Willson Christopher Almendous</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Yohanes Willson B. Lena Meo, JCL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xi + 123hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fokus tulisan ini adalah kontribusi kontribusi pemaknaan simbol roti buaya dalam perkawinan adat Betawi bagi penghayatan ciri hakiki esensial kesatuan (unitas) perkawinan Katolik. Simbol Roti Buaya merupakan salah satu simbol identik yang terdapat dalam setiap perkawinan kebudayaan Betawi. Karya tulis ini membahas tentang makna simbolis roti buaya yang diintegrasikan dengan ciri hakiki esensial perkawinan Gereja Katolik serta kontribusi positifnya bagi hidup perkawinan kristiani. Penulis menggunakan metode studi kepustakaan dengan mengkaji nilai kesatuan (unitas) perkawinan menurut makna simbolis Roti Buaya dan KHK Kan. 1056. Penulis menemukan bahwa pertama, kesatuan merupakan ciri hakiki esensial perkawinan. Allah sejak manusia diciptakan menghendaki adanya kesatuan mesra di antara mereka. Kesatuan ini mendapat arti istimewa dalam hidup perkawinan suami-istri. Kedua, kebudayaan Betawi mengekspresikan kesatuan perkawinan melalui rupa Roti Buaya. Poin utamanya adalah dalam nilai kesatuan terdapat pula nilai kekuatan, kesetiaan dan penyerahan diri. Ketiga, makna kesatuan perkawinan selalu berlaku terus-menerus, tidak berhenti pada sebuah ritus saja. Setiap pasangan suami-istri perlu menghayati kesatuan tersebut melalui sikap rekonsiliasi, terbuka pada kelemahan masing-masing, menjalin diskusi dan dialog sepanjang waktu sehingga akhirnya mereka dapat teguh pada hidup perkawinannya. Keteguhan ini dalam kebudayaan Betawi digambarkan seperti sosok buaya yang kuat lagi setia pada pasangannya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kristiani dan budaya</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>perkawinan Kristen</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2023</topic>
 </subject>
 <classification>261.21</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>261.21 Gad k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">19.030</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>261.21 Gad k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_2023.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>18785</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-14 09:54:48</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-21 09:31:53</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>