<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18777">
 <titleInfo>
  <title>Yesus Pintu Satu-Satunya:</title>
  <subTitle>Analisis eksegese dan refleksi teologis atas teks Yohanes 10:7-10</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Petrus Maria Handoko</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Gregorius Tri Wardoyo</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agus, Agustinus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xii + 73hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penulis meletakkan fokus pembahasan pada usaha mencari makna yang terkandung dalam teks tersebut. Untuk itu, penulis menggunakan metode analisis eksegetis dengan pendekatan kepustakaan. Dalam pelaksanaan mencari makna teks digunakan berbagai sumber seperti Alkitab sebagai sumber utama, buku-buku tafsiran kitab suci, jurnal, kamus, dan koran sebagai sumber pendukung yang berkaitan dengan tema pembahasan. Setelah penulis melakukan analisis, penulis menemukan bahwa teks Yohanes 10:7-10 berdasarkan struktur dan isi dapat dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu: Pertama Yesus mengingatkan kembali bahwa satu-satunya pintu yang harus digunakan manusia adalah diriNya (ayat 7-8); Kedua Penegasan jalan keselamatan melalui Yesus Kristus (ayat 9); Ketiga Jalan keselamatan dan pengharapan hanya ada pada Yesus Kritus (ayat 10). Dengan pembagian ini, penulis melihat secara analisis eksegetis bahwa gembala yang baik adalah Yesus Kristus sebagai pintu satu-satuNya. Selanjutnya di bab ke IV, direfleksikan tentang perbuatan Yesus Kristus itu bahwa Ia menunjukan belaskasih dan kepedulian terhadap domba-dombaNya. Pada bagian penutup, karya tulis ini akan diakhiri dengan kesimpulan dan relevansi bagi kehidupan umat kristiani di tengah Pandemi Covid-19 dan Keuskupan Sanggau Kalimantan Barat yang menimba semangat Injil dari teks Yohanes 10:7-10, untuk menjadi gembala yang berbau domba.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Alkitab-PB-Yohanes</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2023</topic>
 </subject>
 <classification>226.507</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>226.507 Agu y</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">19.060</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>226.507 Agu y</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_2023.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>18777</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-13 10:35:20</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-21 09:50:28</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>