<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1858">
 <titleInfo>
  <title>Kontekstualisasi Eklesiologi Evangelii Gaudium Bagi Gereja di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>3. Dr. Antonius Denny Firmanto, M.Pd</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Petrus Maria Handoko</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Fransiskus Hardjosetiko, MA.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Irwan, Andreas Setiadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x + 179hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gereja tidak dapat melepaskan dirinya dari realita kehidupan saat ini. Hal ini dikarenakan Gereja hidup dan berkarya di tengah dunia, dengan segala atribut keduniawiannya. Pada saat ini, modernitas telah menjelma menjadi faktor utama dinamisnya dunia. Ia membawa kemajuan besar  bagi peradaban manusia saat ini. Di satu sisi kemajuan dalam berbagai bidang kehidupan, baik dalam bidang IPTEK, sosial, ekonomi, politik, komunikasi tampaknya menjadi harapan bagi masa depan. Namun sebaliknya, modernitas juga turut membawa dampak negatif dalam hidup manusia. Tanpa disadari dampak-dampak negatif itu turut mempengaruhi keberhasilan karya pewartaan Gereja. Di tengah situasi seperti ini, pemahaman yang tepat mengenai dunia sungguh penting bagi Gereja. Hanya dengan pemahaman yang tepat, maka Gereja dapat menentukan tindkan apa yang dapat diambil guna menjawabi berbagai pertanyaan tentang dunia saat ini. Pada titik inilah, Gereja yang berteologi dituntut untuk memperbaharui diri dalam menyajikan kebenaran dan sukacita Injil. Oleh karena itu, perlu dirancang suatu teologi yang tepat guna, yang secara konkret dapat menjawab permasalahan-permasalahan manusia saat ini. Gereja perlu merancang suatu teologi yang kontekstual. Evangelii Gaudium hadir sebagai dokumen yang menyuarakan kembali pembaharuan Gereja. Pembaharuan yang ditawarkan di dalamnya memiliki nada-nada kontekstual. Oleh karena itu, dokumen ini kiranya dapat menjadi acuan membangun teologi kontekstual bagi Gereja saat ini. Lewat teologi kontekstual, Gereja pada akhirnya akan dapat berbicara dengan bahasa yang sama dengan dunia, sehingga dapat berjalan selaras dan memperbaharui dunia.</note>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS 2017</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>eklesiologi</topic>
 </subject>
 <classification>262</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>262 Irw k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">14.01005</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>262 Irw k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_TESIS_baru.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1858</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>