<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18516">
 <titleInfo>
  <title>Politisi Rakyat dalam Populisme Berdasarkan Pemikiran Politik Nadia Urbinati</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Pius Pandor, Lic.Phil.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Yohanes I Wayan Marianta</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jehaman, Frederikus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv + 171hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fokus utama penulis dalam tulisan ini adalah menganalisis politisasi rakyat dalam populisme berdasarkan pemikiran politik Nadia Urbinati. Urbinati sendiri adalah salah satu pemikir politik kontemporer yang banyak menaruh perhatian pada studi tentang populisme. Hal yang menarik dan khas dalam kajian Urbinati tentang populisme adalah melihatnya dalam hubungannya dengan demokrasi. Bagi Urbinati populisme memiliki hubungan yang eksplisit dan tunggal dengan demokrasi. Demikian juga halnya dengan konsep, klaim rakyat dalam populisme. Menurutnya untuk memahami konsep rakyat dalam populisme bahwa rakyat hanya bertepatan dengan sebagian, kita harus melihatnya ke dalam demokrasi. Untuk mendukung argumentasinya Urbinati mengkaji konsep rakyat dalam lintasan sejarah demokrasi dan menurut para ahli, termasuk perdebatannya. Berdasarkan kajiannya ternyata rakyat merupakan istilah yang fleksibel, ambigu dan dinamis, baik soal pendefinisian, struktural maupun kategori rakyat. Menurutnya populisme memanfaatkan ketidakpastian struktural dari rakyat demokratis untuk menaklukkannya dan mengubah karakternya yang tidak pasti. Dalam konteks ini populisme menafsirkan dan mengkontruksi gagasan rakyat secara baru dan berbeda dengan demokrasi. Untuk menarik dukungan rakyat, populisme mengaungkan retorika anti kemapanan dan memanfaatkan mekanisme anti politik yang dijamin oleh demokrasi konstitusional. Dalam menyelesaikan skripsi ini, penulis menggunakan pendekatan analisis kritis berdasarkan literatur yang tekait dalam perspektif filsafat politik. Pendekatan analisis kritis yang penulis maksudkan di sini adalah berupaya menyingkap hal-hal yang tersembunyi dibalik retorika dan klaim-klaim populis. Setelah mengkaji pemikiran Urbinati, penulis akan menganalisis politisasi rakyat dalam populisme di Indonesia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>politik</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2022</topic>
 </subject>
 <classification>320.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>320.1 Jeh p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">18.081</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>320.1 Jeh p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>18516</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-03 08:52:47</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-05 12:07:08</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>