<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18504">
 <titleInfo>
  <title>Peran Komunitas Gerejawi dalam Terang Apostolicam Actuositatem dan Relevansinya Bagi Kehidupan Menggereja di Keuskupan Ketapang</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Antonius Denny Firmanto, M.Pd</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. I Ketut Gegel</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sutrimo, Kristinus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii + 116hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fokus pembahasan dalam karya tulis ini adalah peran Komunitas Basis Gerejawi (KBG) dalam kehidupan menggereja. KBG merupakan cara menggereja dari bawah atau tataran akar rumput. Keberadaan KBG di paroki-paroki menjadi bentuk keterlibatan aktif umat awam. Kehadiran KBG sangat penting demi pertumbuhan iman umat dan perkembangan Gerja itu sendiri. Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan zaman saat ini sedikit banyak telah mempengaruhi perilaku hidup umat dan cara beriman mereka. Perkembangan zaman dan kemajuan teknologi turut melahirkan budaya individualisme, hedonisme dan konsumerisme. Di tengah situasi umat yang mulai terpengaruh oleh budaya baru ini, KBG menghidupkan komunio dan partisipasi dalam cara hidup umat beriman. Metode yang digunakan dalam karya tulis ini ialah metode kualitatif dalam bentuk library research (studi kepustakaan). Penulis mengumpulkan berbagai sumber (buku, artikel ilmiah, dokumen Gereja, dan sumber lain) yang mendukung dan berkaitan dengan tema karya tulis ini. Sistematika penulisan karya tulis ini menggunakan Metode Teologi See-Judge-Act. Metode ini diciptakan oleh Kardinal Joseph Cardijn, yang kemudian dikembangkan oleh Dewan Episkopal Amerikan Latin (CELAM) dan para teolog pembebasan. Metode ini telah disahkan sebagai Metode Teologi di Asia oleh FABC. Temuan dari pembahasan karya tulis ini ialah bahwa kehadiran KBG di paroki sangat dibutuhkan. KBG sebagai salah wadah meningkatkan dan memperlihatkan, sekaligus menjadi bukti keterlibatan aktif umat awam dalam kehidupan menggereja. Karya tulis ini menemukan juga bahwa KBG dan hirarki harus bekerja sama dalam membangun Gereja. KBG tidak bisa melepaskan diri dari Gereja Universal, oleh sebab itu KBG mesti selalu dan wajib membangun relasi dan kerja sama dengan Uskup dan para imam.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Gereja</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2022</topic>
 </subject>
 <classification>262</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>262 Sut p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">18.039</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>262 Sut p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>18504</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-02 08:55:46</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-02 12:00:21</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>