<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18469">
 <titleInfo>
  <title>Memahami Mitos Tarian Likurai dalam Terang Pemikiran Filosofis Bergson</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Raymundus I Made Sudhiarsa, Ph.D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Valentinus, CP</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muti, Wilfridus C.N.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii + 90hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fokus dari penulisan ini ialah menyoroti sekaligus menggali nilai-nilai religius yang terkandung dalam mitos tarian Likurai suku Uma Metan Natarmeli dalam terang Henri Bergson. Dengan demikian sumber-sumber dalam penulisan ini berpusat pada suku Uma Metan Natarmeli. Penulisan ini sejatinya berangkat dari kesadaran dan kecintaan penulis terhadap nilai-nilai luhur dan makna yang terkandung dalam adat istiadat. Selama ini nilai kearifan likal mulai ditinggalkan bahkan sudah dicampakkan akibat perkembangan dan kemajuan zaman. Oleh karena itu bertolak dari hal tersebut, maka penulis berusaha menggali sekaligus mendokumentasikan nilai-nilai kearifan lokal secara khusus mengenai nilai-nilai religius yang terkandung dalam mito tarian Likurai. Adapun metodologi yang digunakan ialah metode kualitatif melalui studi-studi kepustakaan dengan mengolah data-data yang ada. Selain itu, untuk memperdalam dan menjamin keontetikan tulisan mengenai adat istiadat suku Uma Metan Natarmeli ini diperoleh pula melalui wawancara mendalam dengan tokoh-tokoh adat suku Uma Metan Natarmeli yang samapai sekarang masih berperan aktif dalam kehidupan suku Uma Metan Natarmeli. Dari hasil wawancara dan data-data kepustakaan penulis menemukan bahwa manusia memiliki intuisi yang mampu merefleksikan pengalaman, menciptakan mitos dan mempercayai mitos tersebut sebagai suatu kearifan lokal. Kemampuan untuk mencipta sekaligus memaknai hidup melalui simbol-simbol dari setiap ritus, upacara maupun tradisi Likurai yang sejatinya menjadi kekhasan suku Uma Metan Natarmeli.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Filsafat Prancis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2022</topic>
 </subject>
 <classification>194</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>194 Mut m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">18.031</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>194 Mut m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>18469</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-29 11:44:57</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-10 11:06:03</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>