<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18467">
 <titleInfo>
  <title>Demoralisasi Agama di Indonesia (Analisis perspektif Friedrich Nietsche)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Pius Pandor, Lic. Phil</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Robertus Wijanarko, Ph. D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Permiro, Bonifacio Gendis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi + 82hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fokus karya tulis ini adalah mengenai Demoralisasi Agama di Indonesia. Kehadiran agama di Indonesia seringkali menjadi wacana yang menimbulkan pro dan kontra di dalam masyarakat di Indonesia. Agama menjadi suatu nilai yang penting di Indonesia karena agama mempunyai peran yang besar dalam sejarah bangsa Indonesia dalam melawan kolonialisme. Agama menjadi perekat entitas di dalam masyarakat dan hal ini menggerakkan masyarakat Indonesia untuk melawan ketidakadilan dari rezim penjajahan yang dilakukan oleh para penguasa, sehingga makna agama bukan hanya dipandang sebagai suatu sistem religius tetapi juga menjadi suatu budaya yang melekat pada diri bangsa Indonesia. Agama menjadi landasan moral dalam berperilaku di dalam kehidupan bersama, sehingga agama menjadi suatu nilai yang sangat dijunjung tinggi oleh masyarakat di Indonesia. Namun seiring berjalannya waktu, agama mengalami kemunduran nilai. Hal ini dikarenakan agama dijadikan sebagai instrumen kekuasaan yang merugikan banyak orang. Agama yang memiliki pengaruh yang besar di tengah-tengah kehidupan bersama dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang mempunyai kepentingan untuk mencederai kehidupan bersama. Hal yang demikian membuat agama kehilangan maknanya dari pengajar moralitas yang menjadi landasan dalam bertingkah laku menjadi instrumen destruktif yang merusak tatanan hidup bersama. Dalam tulisan ini, penulis menggunakan pemikiran filsafat dari Friedrich Nietzsche sebagai pisau bedah dalam menganalis frnomena demoralisasi agama di Indonesia. Metode yang digunakan oleh penulis ialah metode kualitatif dengan menggunakan studi kepustakaan untuk menggali gagasan-gagasan dari Friedrich Nietzsche dan juga untuk menggali fenomena demoralisasi agama yang terjadi di Indonesia. Adapun temuan dari tulisan ini ialah bahwa agama dewasa ini mengalami demoralisasi. Agama mengalami gradasi nilai dari pengajar moralitas, serta perekat entitas di dalam masyarakat menjadi rezim yang memecah persatuan dan menjadi instrumen politik yang merugikan kehidupan bermasyarakat di Indonesia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>filsafat Jerman</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2022</topic>
 </subject>
 <classification>193</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>193 Per d</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">18.026</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>193 Per d</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>18467</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-29 10:39:40</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-10 10:32:53</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>