<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18462">
 <titleInfo>
  <title>Gerakan Non-Violence dalam Perspektif Mahatma Gandhi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Yustinus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Yohanes I Wayan Marianta</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Odang, Herman Flani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii + 90hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gerakan sosial merupakan aksi yang dilakukan oleh sekelompok orang yang menghendaki terjadinya perubahan sosial atau menetapkan status yang ada. Gerakan ini dilatarbelakangi oleh berbagai macam ideologi dengan kepentingannya sendiri. Ada gerakan sosial yang menghendaki terjadinya perubahan dalam tatanan hidup masyarakat, ada pula gerakan-gerakan yang menghendaki tidak terjadinya suatu perubahan. Kedua gerakan tersebut memiliki konsekuensi yang harus diterima bersama masyarakat sebagai agen perubahan. Tidak ada gerakan yang tidak menghasilkan perubahan, baik itu menyejahterahkan hidup masyarakatnya atau pun sebaliknya. Munculnya gerakan sosial dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengikat masyarakat. Gandhi adalah seorang tokoh nasionalis India yang melakukan gerakan sosial dalam masyarakat dengan prinsip non-violence. Gerakan ini diadopsinya dari ajaran Hindu yang mengutamakan cinta dan damai tanpa kekerasan serta mengkonkretkannya dalam perjuangannya melawan penjajah Inggris. Gerakan anti-kekerasan ini terjadi ketika masyarakat India mengalami penderitaan, kemiskinan, dan ketidakadilan akibat kolonialisasi Inggris. Gandhi dengan berani dan tanpa lelah melawan para penjajah dengan gerakan tanpa kekerasan itu hingga akhirnya Inggris menyerah dan India merdeka serta bebas dari ketidakadilan. Gerakan ini dilakukannya melalui empat prinsip utama yakni ahimsa, satyagraha, hartal, dan swadesi. Baik gerakan maupun prinsip diadopsi Gandhi dari ajaran agamanya serta pengaruh buku dan Kitab-kitab agama lain yang dipelajarinya</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>filsafat India</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2022</topic>
 </subject>
 <classification>181.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>181.4 Oda g</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">18.065</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>181.4 Oda g</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>18462</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-27 11:22:14</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-30 09:56:28</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>