<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18395">
 <titleInfo>
  <title>Kasus-kasus Aktual Perkawinan:</title>
  <subTitle>Tinjauan Hukum dan Pastoral</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Gulo, Postinus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Kanisius</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>182hlm; 15x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Idealnya, perkawinan dipahami sebagai panggilan, dan bukan sebatas status sosial. Jika perkawinan dipandang sebagai panggilan, maka calon suami-istri akan menghayati perkawinan sebagai suatu peristiwa iman: jalan menuju kekudusan, sarana menggapai keselamatan. Seandainya perkawinan dihayati seperti ini, maka tidak mungkin calon mempelai melakukan tipu muslihat agar dapat melangsungkan perkawinan; tidak mungkin juga mengesampingkan iman di kala memilih menikah. Mereka yang menghayati perkawinan sebagai panggilan dan peristiwa iman, tidak mungkin membangun keluarga dengan penuh percekcokan dan saling merendahkan. Mereka pasti akan berjuang setia kepada pasangan masing-masing sampai kematian menjemput mereka. Buku ini diberi judul, Kasus-kasus Aktual Perkawinan; Tinjauan Hukum dan Pastoral. Sebanyak 21 kasus seputar hidup perkawinan dibahas dalam buku ini. Kasus-kasus tersebut sebagian besar diperoleh penulis saat memberikan seminar dan katekese keluarga. Ada beberapa pertanyaan yang datang dari para pastor yang berkarya di paroki. Namun, ada pula yang diajukan oleh orang tua dan Orang Muda Katolik atau Protestan melalui pesan WhatsApp, E-mail, dirrect message (DM) media sosial Facebook, Twitter, dan Instagram.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>hukum perkawinan Katolik</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>perkawinan Kristen</topic>
 </subject>
 <classification>262.94</classification>
 <identifier type="isbn">9789792172317</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>262.94 Gul k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">20405</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>262.94 Gul k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Kasus_Aktual_Perkawinan.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>18395</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-05-28 09:54:56</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-18 11:17:58</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>