<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1828">
 <titleInfo>
  <title>Torok Manggarai dan Relevansinya Bagi Katekese Umat Katolik Keuskupan Ruteng</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Raymundus I Made Sudhiarsa, Ph.D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>3. Prof. Dr. Petrus Go Twan An</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Gregorius Pasi, Lic.Th</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sudarlin, Filipus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii + 126hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian penulis atas tradisi torok merupakan sebuah upaya untuk menggali nilai-nilai budaya lokal Manggarai yang kiranya berguna bagi karya pewartaan Gereja. Dalam konteks yang sama, penulisan ini untuk menanggapi seruan Gereja dalam Dokumen Konsili Vatikan II yang menginginkan Gereja lebih dekat tidak menjadi asing dengan budaya serta dapat meminjam nilai-nilai yang terkandung di dalamnya untuk menjadi pintu masuk bagi pewartaan nilai-nilai Kristiani (bdk. Ad Gentes 22). Torok merupakan budaya yang hidup di tengah masyarakat Manggarai. Di dalamnya terkandung nilai-nilai yang pokok bagi kehidupan masyarakat Manggarai. Nilai-nilai tersebut adalah yakni nilai iman dan nilai humanitas. Melalui analisis struktur dan semiotika, penulis menemukan tiga hal pokok yang terkandung dalam torok. Ketiga hal tersebut adalah pertama, Pengakuan akan Allah. Dalam torok, masyarakat Manggarai mengakui keberadaan sang pencipta. Mereka mengenalnya secara umum dengan sebutan Mori Kraeng. Kedua, Konsep kepengantaraan para leluhur. Peran kepengantaraan leluhur yang terkandung dalam budaya torok didasari oleh keyakinan bahwa para arwah leluhur telah tinggal sangat dekat dengan Allah. Maka, mereka menjadi jembatan (letang temba) dari semua keluarga yang masih hidup. Ketiga, Nilai persaudaraan dalam kehidupan. Dari budaya Torok, kita akhirnya mengetahui bahwa masyarakat Manggarai menjunjung tinggi budaya persaudaraan. Hal ini terungkap dari sapaan pembuka setiap torok. Dalam sapaan tersebut seluruh elemen masyarakat di sana secara khusus. Ungkapan-ungkapan yang menjunjung tinggi persaudaraan juga diperlihatkan melalui goet-goet (ungkapan-ungkapan bijaksana) khas masyarakat Manggarai. Penemuan-penemuan tentang kemiripan konsep antara budaya Manggarai dan ajaran Kristiani tentu dapat semakin memanggil Gereja untuk menggali budaya-budaya lokal ini dan mempertemukannya dengan nilai-nilai iman Kristiani.</note>
 <subject authority="">
  <topic>kristiani dan budaya</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS 2016</topic>
 </subject>
 <classification>261.21</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>261.21 SUD t</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">13.01004</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>261.21 SUT t</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_TESIS_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1828</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>