<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17995">
 <titleInfo>
  <title>Penghiburan dalam Penganiayaan:</title>
  <subTitle>Kisah-kisah Pengajaran dalam Kitab Daniel</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hadianto, Jarot</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Erdian (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Kanisius</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>178hlm; 15,5x23cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buku Penghiburan dalam Penganiayaan: Kisah-kisah Pengajaran dalam Kitab Daniel disusun dengan latar belakang kondisi kebebasan hidup beragama di Indonesia yang akhir-akhir ini terasa semakin memprihatinkan. Perusakan dan larangan mendirikan tempat ibadah bukan hal yang asing lagi bagi kita. Di sejumlah tempat, bahkan ada larangan untuk melakukan ibadah, termasuk doa bersama di rumah-rumah dan peringatan hari raya. Kecenderungan memaksakan cara hidup suatu agama kepada pemeluk agama lain juga semakin kuat. Sungguh mengganjal bahwa hal-hal seperti ini terjadi di negeri yang memiliki semboyan agung; Bhinneka Tunggal Ika. Kitab Daniel dapat menjadi salah satu inspirasi kita. Kitab ini berkisah tentang Daniel, orang Yehuda yang turut mengalami pembuangan ke Babel. Sebagai orang yang tinggal di negeri asing, Daniel hidup di tengah masyarakat yang memiliki keyakinan berbeda dengan dirinya. Perbedaan ini tidak jarang mendatangkan masalah bagi Daniel, bahkan ancaman maut. Berhadapan dengan itu semua, iman Daniel ternyata tidak goyah sedikit pun. Diperlakukan buruk sering kali membuat orang marah, lalu melakukan apa saja sebagai bentuk perlawanan. Namun, Daniel tidak melakukan itu. Alih-alih membalas penganiayaan dengan aksi-aksi yang sifatnya reaktif, ia lebih memilih untuk tetap tenang dan sabar. Daniel bersikap demikian karena memiliki pembela yang dapat diandalkan. Pembela yang dimaksud tidak lain adalah Tuhan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Alkitab-PL-Daniel</topic>
 </subject>
 <classification>224.507</classification>
 <identifier type="isbn">9789792169843</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>224.507 Had p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">20303</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>224.507 Had p</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">21063</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>224.507 Had p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Penghiburan_dalam_Penganiayaan.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17995</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-10-06 08:59:29</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-05 08:20:33</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>