<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1790">
 <titleInfo>
  <title>Nilai-Nilai Etis Upacara Pola Munak Masyarakat Kecamatan Sambi Rampas Manggarai Timur (Tinjauan Filsafat Nilai Max Scheler)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Sermada Kelen Donatus, M.A.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sumaryanto, Eduardus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x + 106hlm: 21x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Setiap budaya dalam masyarakat lokal memiliki nilai-nilai etis. Nilai-nilai etis itu menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menjalankan hidup mereka setiap hari. Nilai-nilai itu terdapat dalam upacara adat, seni, dll. Salah satunya terdapat dalam upacara pola munak. Adapun nilai-nilai yang terdapat dalam upcara pola munak: nilai keselamatan, kekerabatan, kebenaran, perdamaian, moral, dll. Namun seperti yang kita alami saat ini bahwa masyarakat mengalami krisis nilai lokal seperti nilai yang terdapat dalam upacara pola munak. Ketika masyarakat mengalami krisis nilai, maka dengan sendirinya nilai-nilai dari luar akan menguasai masyarakat lokal. Tulisan ini sebagai suatu usaha untuk memperkenalkan dan melestarikan kembali nilai-nilai yang terdapat dalam budaya lokal. Dengan menggali kembali nilai-nilai lokal diharapakn masyarakat bisa mengenalnya. Sebab tidak bisa disangkal bahwa manusia lahir dan hidup pertama-tama dalam budaya lokal. Selain itu menunjukan kepada masyarakat bahwa nilai-nilai lokal itu adalah identitasnya. Untuk mempertajam pemahaman tentang nilai yang ditemukan dalam upacara pola munak, penulis menggunakan filsafat nilai yang digagas oleh Max Scheler. Menurut Max Scheler Nilai itu tidak tergantung pada tempat dan waktu tertentu, karena nilai bukan realitas empiris, tetapi apriori.</note>
 <subject authority="">
  <topic>kebudayaan Flores</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2016</topic>
 </subject>
 <classification>959.86</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>959.86 Sum n</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">11.038</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>959.86 SUM n</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1790</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>