<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1786">
 <titleInfo>
  <title>Membela Martabat Kaum Miskin dalam Perspektif Rerum Novarum 23</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Yustinus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Matheus Agung Christiputra, M.A.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Helpi, Andreas</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii + 109hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemiskinan merupakan situasi di mana manusia kehilangan martabatnya sebagai manusia yang utuh dan otonom. Permasalahan kemiskinan tidak sering pula menjadi bahan perbincangan yang serius di berbagai negara dan zaman. Dalam hal ini, dengan hadirnya Dokumen Rerum Novarum bertujuan membuka hati setiap orang agar lebih memperjuangkan hidup serta martabat yang adil bagi sesama. Karena dengan memperjuangkan hidup sesamalah manusia itu memiliki sikap aktif hati untuk terbuka bagi sesamanya yang miskin dan menderita. Di satu sisi pula, kemiskinan seringkali disebabkan oleh sebab moral: kemiskinan adalah buah kebodohan, prasangka, atau dapat juga sebagai buah egoisme dan kerakusan orang lain. Manusia zaman sekarang ini pula seringkali dijadikan sebagai sebuah sarana sehingga manusia tidak dilihat sebagai sebuah tujuan untuk dirinya sendiri. Hal ini tidak lain disebabkan oleh manusia modern yang telah kehilangan hati nurani atau telah tumpul hati nuraninya karena tidak sering digunakan sehingga menimbulkan kemiskinan yang tragis. Rerum Novarum sendiri dengan tegas mengatakan bahwa kemiskinan itu harus diperjuangkan dan diusahakan. Martabat sendiri merupakan itu yang membuat manusia bereksistensi,  menjadi, di dalam kehidupan konkrit. Merendahkan martabat manusia maka secara tidak langsung sama saja merendahkan martabat Allah. Oleh karena itu RN sendiri memandang bahwa setiap manusia itu harus memiliki keutamaan-keutamaan agar memberi harapan bagi setiap orang yang miskin dan papa.</note>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2016</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Gereja dan kemiskinan</topic>
 </subject>
 <classification>261.832.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>261.832.6 HEL m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">12.018</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>261.832.6 HEL m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1786</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>