<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17837">
 <titleInfo>
  <title>Sekolah Katolik sebagai Wadah Pendidikan Iman dan Karakter Peserta Didik dalam Terang Deklarasi Gravissimum Educations</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Alphonsus Tjatur Raharso</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. F.X. Kurniawan Dwi Madyo Utomo, M.Ed.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Oenaimnou, Johanes</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>vii + 74hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tulisan ini berfokus pada pendidikan iman dan karakter peserta didik di sekolah Katolik dalam terang deklarasi Gravissimum Educationis. Metode penulisan ialah metode deskriptif dengan melakukan studi pustaka. Tulisan ini juga menggunakan data-data jurnal penelitian terkait dengan pendidikan iman dan karakter peserta didik. Persoalan degradasi iman dan karakter peserta didik dari tahun ke tahun semakin mengalami peningkatan. Persoalan ini bukanlah persoalan baru melainkan persoalan lama yang belum teratasi dengan tuntas. Gereja menyadari persoalan degradasi iman dan karakter tersebut maka Gereja turut hadir dan memberikan sumbangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Tulisan ini menemukan bahwa persoalan tersebut terjadi karena beberapa hal diantaranya: rendahnya kualitas pengajar, dampak perkembangan teknologi, pengaruh teladan guru, dan pergaulan yang bebas. Solusi yang ditemukan berdasarkan deklarasi Gravissimum Educationis ialah meningkatkan kualitas pengajar, semangat merasul sebagai teladan guru, menciptakan iklim sekolah yang ramah, mengenalkan peserta didik akan Allah dan membantu mereka untuk mengasihi-Nya, dan menananmkan nilai-nilai pendidikan Katolik. Dalam menyelesaikan persoalan ini perlu kerja sama yang baik antara keluarga, sekolah, dan Gereja.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>pendidikan Katolik</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2021</topic>
 </subject>
 <classification>377.82</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>377.82 Oen s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">17.072</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>377.82 Oen s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17837</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-02 10:16:01</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-12 12:11:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>