<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1782">
 <titleInfo>
  <title>Maria sebagai Ibu Kaum Beriman</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Gregorius Pasi, Lic.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. F.X. Didik Bagiowinadi, Lic S.S.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sikas, Hironimus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv + 116hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gereja Katolik mengakui Maria sebagai Ibu Kaum Beriman. Maria menjadi tokoh yang tetap aktual dan takkan pernah ada kata tuntas untuk membicarakannya. Hal ini mau menggambarkan kekaguman Gereja pada sosok atau pribadi Bunda Maria yang unik dan unggul dalam sejarah keselamatan umat manusia. Ia bersedia menerima tawaran Allah untuk menjadi ibu Putera-Nya, Bunda Sang Juruselamat. Ia menjadi Sang Penebus dunia, maka secara otomatis semua saudara atau murid Yesus juga menjadi anak-anaknya, sehingga Maria disebut sebagai ibu kaum beriman. Pada akhir hidup Yesus, Puteranya, Maria diberi tugas untuk menjaga dan melindungi semua saudara Yesus. Ia berkata kepada ibu-Nya: Ibu, inilah anakmu (Bdk. Yoh 19:26). Di sini Yohanes, murid kesayang Yesus mewakili semua kaum beriman. Setelah Maria diangkat ke Surga, ia tetap menjalankan perannya sebagai ibu. Peran kebundaan Maria dilakukan melalui perantaraan doa-doanya. Ia sebagai pengantara rahmat antara umat beriman dan Puteranya, sehingga, ia disebut sebagai ibu kaum beriman. Skripsi ini hendak membahas tema MARIA SEBAGAI IBU KAUM BERIMAN. Masalah yang pertama adalah mengapa Maria disebut sebagai Ibu Kaum Beriman? Kedua, bagaimana Maria menjalankan peran kebundaannya bagi kaum beriman (Gereja)? Dan yang ketiga, bagaimana kaum beriman menyambut peran Maria sebagai ibu? Metode yang dipakai penulis adalah metode kepustakaan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>mariologi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2016</topic>
 </subject>
 <classification>232.91</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>232.91 SIK m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">12.012</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>232.91 SIK m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1782</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>