<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17816">
 <titleInfo>
  <title>Kekudusan dalam Gaudete Et Exsultate dan Relevansinya Bagi Kongregasi Para Saudari Perawan Maria dari Gunung Karmel</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Agustinus Lie, Lic.Th.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Edison R. L. Tinambunan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Doa, Alfonsa Tawa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x + 161hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Skripsi ini berjudul 'Kekudusan dalam Gaudete et Exsultate dan Relevansinya bagi Kongregasi Para Saudari Perawan Maria dari Gunung Karmel'. Kekudusan merupakan panggilan mendasar bagi seluruh umat beriman, sebab Allah yang memanggil mereka adalah kudus dan masing-masing ditebus oleh Kristus Sang Mempelai serta didiami oleh Roh Kudus. Dengan menggunakan Seruan Apostolik Gaudete et Exsultate sebagai sumber utama penulisan, berdasarkan pengamatan Bapa Suci Fransiskus, penulis menemukan bahwa Gereja mulai mengalami dekadensi penghayatan kekudusan ini. Gereja cenderung puas diri dalam sikap tawar hati dan suam-suam kuku. Karena itu Paus menghendaki Gereja untuk menjawab panggilan mendasar ini sesuai dengan konteks zaman sekarang yang berubah dengan cepat. Penghayatan kekudusan didasarkan pada Sabda Tuhan istimewanya dalam Sabda Bahagia (Mat 5: 3-12) dan aturan pengadilan terakhir (Mat 25:31-46). Dengan memilih Kongregasi Para Saudari Perawan Maria dari Gunung Karmel sebagai relevansi penulisan skripsi ini, penulis memiliki harapan bahwa Seruan Apostolik Paus Fransiskus dapat menjadi pedoman bagi penghayatan hidup religius yang relevan sesuai dengan konteks sekarang. Kekudusan tidak lain adalah persatuan sempurna dengan Allah baik untuk hidup saat ini maupun untuk kehidupan yang akan datang. Panggilan ideal ini sejalan dengan cita-cita hidup Karmel yang dipanggil untuk mengosongkan diri mereka agar dapat mengalami persatuan sempurna dengan Allah, karena itu sangat dianjurkan untuk tekun melatih keutamaan-keutamaan hidup Karmel sehingga Carmelitas dapat menjawab panggilan mendasar dari Allah melalui jalan Karmel.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Biara Karmel</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2021</topic>
 </subject>
 <classification>255.73</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>255.73 Doa k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">17.082</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>255.73 Doa k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17816</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-30 12:10:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-02 12:39:21</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>