<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1779">
 <titleInfo>
  <title>Makna Kaul-Kaul Religius Menurut Penghayatan Ibu Teresa dan Relevansinya Bagi Kehidupan Kaum Religius (Tinjauan Spiritualitas)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Gregorius Pasi, Lic.Th</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Paulinus Yan Olla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wempi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>viii + 90hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Panggilan hidup memberiara merupakan salah satu kharisma dalam Gereja. Hidup membiara adalah cara menghayati Injil secara khusus dan istimewa. Panggilan hidup membiara merupakan panggilan untuk membaktikan diri secara total kepada pelayanan. Hidup membiara selalu identik dengan pengikraran tiga nasihat injili yakni, kemurnian, kemiskinan dan ketaatan. Ketiga nasihat injili itu merupakan sebuah karunia Tritunggal Mahakudus, yang memiliki daya kekuatan untuk memperjuangkan nilai-nilai Kerajaan Allah meskipun orang yang mengikrarkannya memiliki kerapuhan. Dalam tulisan ini, penulis mencoba membahas Makna Kaul-Kaul Religius Menurut Penghayatan Ibu Teresa dan Relevansinya Bagi Kehidupan Kaum Religius. Dalam karya tulis ini, penulis memuat bagaimana latar belakang permasalahan, kaul-kaul dalam tradisi kristiani (Kitab Suci, Tradisi dan Magisterium), makna kaul-kaul religius menurut penghayatan ibu Teresa, kaul kemurnian, kaul kemiskinan, kaul ketaatan serta bagaimana relevansinya bagi kehidupan kaum religius. Metode yang digunakan dalam pendalaman karya tulis ini adalah metode kepustakaan. rnKaum religius merupakan orang-orang yang dipanggil secara khusus oleh Tuhan dan mengambil bagian dalam karya misi-Nya. Kaum religius pertama-tama dipanggil bukan untuk meraih sukses melainkan untuk menghayati pemberian diri mereka kepada Tuhan lewat pengikraran kaul kemurnian, kemiskinan dan ketaatan. Melalui ketiga nasihat injili inilah mereka membaktikan diri kepada Tuhan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Biara</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2016</topic>
 </subject>
 <classification>255</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>255 WEM m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">12.039</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>255 WEM m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1779</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>