<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17789">
 <titleInfo>
  <title>Konsep Ketuhanan Menurut Franz Magnis-Suseno dan Relevansinya Atas Kehidupan Beragama di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Alphonsus Tjatur Raharso</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Valentinus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Taruki</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii + 123hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penulis meletakkan fokus studi dalam karya tulis ini pada refleksi tentang 'Konsep Ketuhanan Menurut Franz Magnis-Suseno'. Franz Magnis-Suseno menggagas konsep ketuhanan bertolak dari realitas bangsa Indonesia yang religius-pluralis. Dikatakan demikian, karena di Indonesia terdapat banyak agama. Dengan banyak agama, di Indonesia dirasa oleh Magnis-Suseno kelebihan Tuhan. Oleh karena itu, di Indonesia yang menjadi persoalan bukanlah ketuhanan, melainkan bagaimana nilai-nilai ketuhanan itu diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Penulis mengarap tema ini dengan tujuan agar penulis memahami sendiri apa konsep ketuhanan yang digagas oleh Franz Magnis-Suseno. Setelah memahami konsep itu, penulis membangun refleksi filosofis-etis serta mencari relevansi bagi kehidupan beragama di Indonesia. Tema ini penulis garap dengan metode kualitatif dengan melakukan kajian kepustakaan. Dari studi ini penulis menemukan bahwa di Indonesia, orang masih belum menyadari sungguh-sungguh nilai ketuhanan sehingga sering terjadi konflik yang mengatasnamakan agama. Orang masih bercokol dengan kepentingan sendiri dan kelompoknya sehingga orang lain kurang diperhatikan. Oleh karena itu, orang Indonesia diajak untuk mengerti realitas Tuhan agar mereka dapat membangun relasi yang baik dengan sesamanya berdasarkan nilai-nilai iman akan Tuhan yang diajarkan oleh agamanya masing-masing.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>filsafat ketuhanan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2021</topic>
 </subject>
 <classification>212</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>212 Tar k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">17.051</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>212 Tar k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17789</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-26 12:06:29</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-03 08:20:23</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>