<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17776">
 <titleInfo>
  <title>Teori Mekanisme Pasar Bebas Menurut Adam Smith (Sebuah tinjauan filosofis)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bitan, Yohanes Victor Baro</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Yohanes I Wayan Marianta</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xi + 123hlm; 28x22cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Skripsi ini membahas Teori Mekanisme Pasar Bebas menurut Adam Smith. Dalam skripsi ini penulis meletakkan fokus tema penulisan pada tinjauan filosofis dan catatan kritis menyangkut teori dari pasar bebas. Penulis melakukan proses penulisan dengan menggunakan metode pendalaman literatur, khususnya pada filsafat ekonomi. Penulisan skripsi ini menjelaskan bahwa pasar bebas memicu adanya persaingan antar-pedagang. Persaingan pada akhirnya menciptakan spesialisasi. Spesialisasi lahir melalui penerapan pembagian kerja dalam manufaktur. Spesialisasi menciptakan efisiensi bagi produsen untuk mengahasilkan barang berkualitas dalam waktu yang singkat. Kendati demikian, pasar bebas juga memiliki keunggulan dan kelemahan. Keunggulan pasar bebas antara lain: (1) perdagangan sukarela di pasar bebas menghasilkan keuntungan yang tidak disengaja dan tersebar luas; (2) manfaat ini lebih besar daripada manfaat pasar ekonomi yang teregulasi dan terencana; (3) regulasi pasar ditentukan oleh hukum permintaan dan penawaran. Sedangkan kelemahan dari pasar bebas antara lain: (1) siklus pasar bebas dapat terhenti karena perang antara negara; (2) siklus juga dapat terganggu karena bencana alam; (3) jatuhnya pasar bebas dalam praktik monopolistik. Untuk menanggulangi kelemahan pasar bebas, pemerintah sebagai regulator perlu ambil bagian di dalamnya. Dengan demikian, kegiatan ekonomi di dalam pasar bebas dapat berlangsung secara adil dan memberikan keuntungan bagi produsen maupun konsumen serta menjadi wadah bagi manusia untuk mewujudkan kodratnya yang paradoks sekaligus kompleks yakni sebagai mahkluk ekonomi sekaligus mahkluk sosial.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>etika bisnis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2021</topic>
 </subject>
 <classification>174.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>174.4 Bit t</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">17.018</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>174.4 Bit t</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17776</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-09 11:57:14</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-07-21 11:17:47</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>