<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1771">
 <titleInfo>
  <title>Keterlibatan Gereja dalam Kunjungan Keluarga</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Antonius Denny Firmanto, M.Pd</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Alfonsus Tjatur Raharso</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ricki</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi + 90hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kunjungan keluarga merupakan sarana untuk membangun paguyuban iman dan cinta kasih. Paguyuban di paroki akan terlihat jelas kalau pastor paroki mengenal umatnya dan antar umat juga saling mengenal dan saling menerima satu sama lain, tanpa pandang bulu. Harapan ini tentu tidak dapat terlaksana kalau kunjungan itu hanya dikerjakan oleh pastor saja. Pembangunan paguyuban dalam Gereja tak mungkin diserahkan hanya kepada para pastor saja, tetapi juga perlu melibatkan seluruh umat beriman. Dasarnya ialah Gereja sebagai persekutuan umat Allah (LG.2). Maka, kunjungan keluarga merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat Allah guna menciptakan Gereja yang guyub. Evangelii Gaudium mendesak Gereja untuk bergerak keluar menjumpai mereka yang dijadikan sampah dalam masyarakat. Paus Fransiskus melihat bahwa Gereja sudah sejak lama berada pada zona nyaman, takut berkotor-kotor dan cari senang sendiri. Seruan Apostolik yang diterbitkan pada 24 November 2013 sebetulnya suatu desakan bagi semua umat Allah untuk mengusahakan evangelisasi baru dalam dunia dewasa ini. Perutusan Gereja diwarnai cinta kasih dan belas kasih Allah. Cinta kasih dan belas kasih adalah pedoman yang harus selalu dibawakan umat Allah ketika keluar pintu Gereja. Paus dalam Misericordiae Vultus membahas panjang lebar mengenai Allah yang berbelas kasih. Paus mengajak setiap anggota Gereja untuk menunjukkan belas kasih itu dalam perbuatan konkret sehari-hari. Perjumpaan dengan orang lain harus membawa sukacita bagi orang itu. Orang Kristiani adalah oasis dari belas kasih Allah yang konkret. Kunjungan keluarga sebetulnya jawaban atas tanggapan EG dan MV. Karena itu, para gembala harus mulai membiasakan diri mau blusukan menjumpai umat di daerah pedalaman. Blusukan mewartakan sukacita Injil lewat kehadiran dan sapaan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pastoral-Pelayanan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2016</topic>
 </subject>
 <classification>253</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>253 RIC k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">12.059</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>253 RIC k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1771</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>