<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1769">
 <titleInfo>
  <title>Kerahiman Allah sebagai Dasar Hidup Sehati Sejiwa (Menurut Santo Augustinus)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Edison R.L. Tinambunan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Paulinus Yan Olla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Apoi, Angela</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>ix + 94 hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dunia dewasa ini semakin memprihatinkan, hidup manusia diwarnai berbagai macam tragedi kemanusiaan seperti perang dan saling membunuh, manusia hidup tidak lagi memperdulikan kehadiran sesamanya. Hidup manusia didominasi oleh egoisme, individualisme, konsumerisme, dan hedonisme. Kaum berimanpun cenderung terbawa oleh arus dunia dengan kemajuan dan perkembangannya yang pesat, sehingga cenderung tidak peduli pada sesama yang membutuhkan kasih dan kesaksian hidupnya sebagai murid-murid Kristus. Kaum religius atau orang-orang yang ditakdirkan yang hidup menurut nasihat Injil, yang menekankan hidup dalam persaudaraan dan kebersamaan dalam komunitas, juga cenderung terpengaruh oleh arus dunia modern, hidup lebih didominasi oleh sikap-sikap duniawi seperti egoisme, individualisme bahkan konsumerisme dan hedonisme. Kaum religius yang berakar mendalam pada teladan dan ajaran Kristus Tuhan merupakan karunia Allah Bapa kepada Gereja-Nya melalui Roh  kudus, maka sudah seharusnya menjadi garam dan terang bagi dunia. Kaum religius hendaknya menjadi motor dalam meragi dunia. Memberi pengaruh positif dan memberi harapan bagi dunia sekarang ini melalui teladan hidup dan karya-karya kerasulannya. Melalui teladan hidup dan pelayanannya, kaum religius menjalankan amanat Paus Fransiskus agar sukacita Injil memenuhi hati dan hidup semua orang yang menjumpai Yesus. Kehadiran para religius hendaknya menampakkan wajah Kristus yang berbelas kasih bagi dunia. Bukan malah terbawa arus dunia.</note>
 <subject authority="">
  <topic>hidup kerohanian</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2016</topic>
 </subject>
 <classification>248.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>248.4 APO k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">12.049</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>248.4 APO k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1769</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>