<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17688">
 <titleInfo>
  <title>Iman akan Allah Bapa dalam Hidup Rohani [Buku:</title>
  <subTitle>Menggugat Paternalisme]</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rejeki, Merry Teresa Sri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Budianto, Antonius Sad (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Blolong, Raymundus Rede (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2000</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>v + 124-133hlm; 12x19,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Seri Filsafat Teologi Widya Sasana; Vol.6</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Persiapan tahun ketiga menyambut Yubileum Agung Tahun 2000 ini dikhususkan pada Allah Bapa. Allah kita yakini sebagai Bapa yang murah hati dan Dia pun menghendaki kita menjadi anak-anakNya. Cinta kebapaan dan keibuan Allah yang selalu mencintai kita tanpa syarat ini terwujud dalam diri Yesus. Yesus adalah pewahyuan Allah yang memanggil kita masing-masing untuk bertobat dan bersemangat mengampuni dengan tulus. Kita menjadi anak Allah seturut ajakan dan teladan Yesus yang adalah jalan, kebenaran dan kehidupan. Melalui sakramen dan sikap tobat terus-menerus, perjalanan ziarah kita menjadi manusia baru dalam Yesus dengan semangat Roh Kudus ini makin diteguhkan. Paus Yohanes Paulus II, dalam surat Apostolik Tertio Millenio Adveniente, mengingatkan bahwa dalam perjalanan ziarah bersama seluruh umat manusia di zaman sekuler yang melupakan Allah ini, kita perlu memperhatikan beberapa masalah yang ada sebagai medan perjuangan. Masalah gila kekuasaan, kemiskinan, kerukunan beragama, hak-hak perempuan dan hidup berkeluarga yang berakar pada budaya paternalisme ini perlu dihadapi dengan peradaban cinta Ilahi yang memberi kemerdekaan, keadilan dan damai. Lalu, bagaimana Allah Bapa yang kita hayati ini dapat membebaskan kita dari belenggu paternalisme? Siapakah Allah Bapa itu bagiku? Bagaimana kita mesti berelasi denganNya? Mari kita pahami dan sadari implikasi iman pada Allah Bapa ini dalam kehidupan rohani kita.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>Teologi</topic>
</subject>
<subject authority="">
 <topic>Tuhan</topic>
</subject>
<classification>230</classification>
<identifier type="isbn">ISSN14119005</identifier>
<location>
 <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
 <shelfLocator>230 Bud m</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">9916-I</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
   <shelfLocator>230 Bud m</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>Menggugat_paternalisme.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>17688</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-04-19 10:07:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-04-19 10:48:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>