<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17599">
 <titleInfo>
  <title>Filsafat Komunikasi:</title>
  <subTitle>Tradisi, Teori dan Metode Penelitian Fenomenologi</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sobur, Alex</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mulyana, Deddy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Remaja Rosdakarya</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxxiv + 541hlm; 15,5x24cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Membaca buku ini seperti dibawa ke alam yang telah melahirkan hari ini, penuh dengan energi filsafat, wawasan akademik yang kental, membawa kita jalan-jalan dalam dunia filsafat dan sosiologi ke dunia komunikasi kita, membuka cakrawala berpikir bahwa dunia komunikasi kita hari ini tak terlepas dari  konteks sosial masa lalu yang sarat dengan pemikiran sosiologis. Penulis telah berhasil meyakinkan kita bahwa teori-teori komunikasi memiliki akar filsafat dan 'grand theory' sosial yang kokoh sehingga secara ontologis, epistemologis, dan aksiologis komunikasi menjadi cabang ilmu yang kokoh di masa depan. Victor Emil Frankl pernah hidup dalam penderitaan luar biasa, disekap di kamp konsentrasi saat Jerman dalam genggaman Hitler. Di hadapannya, mayat-mayat bergelimpangan. Orang-orang dipaksa menghirup udara beracun. Sebuah revolusi dalam pemikiran Frankl muncul; dalam keadaan apa pun, makna hidup itu bisa ditemukan. Lalu, ia pun tetap tegar dan optimis. Dan, ajaib, ia pun selamat dari ancaman maut itu. Selanjutnya, dia menulis buku Man’s Search for Meaning. Bahasan tentang makna hidup merupakan bagian yang sangat menarik yang ditulis dalam buku ini. Frankl, sang survivor ini rupanya menjadi salah satu inspirator penting bagi penulis dalam menulis buku ini. Namun, ini bukan kumpulan tips bagaimana mencari hidup bermakna. Dalam buku ini, penulis berhasil menguak cakupan fenomenologi yang luas ke dalam bahasan yang enak dibaca dan mudah dicerna; dari filsafat kehidupan, filsafat komunikasi, hingga fenomenologi sebagai metode penelitian.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>fenomenologi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>komunikasi-filsafat</topic>
 </subject>
 <classification>302.2</classification>
 <identifier type="isbn">9786024464882</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.2 Sob f</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">20190</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Sob f</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Filsafat_Komunikasi-Tradisi%252C_Teori.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17599</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-02-17 10:47:53</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-04 09:27:15</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>