<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17532">
 <titleInfo>
  <title>Seks, Tuhan dan Negara</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Marching, Soe Tjen</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Manado</placeTerm>
   <publisher>Global Indo Kreatif</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>vi + 263hlm; 14x20,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Apa hubungannya Seks, Negara dan Tuhan? Seks adalah hal yang masih sering ditabukan, namun konsep Negara dan Tuhan yang konon maha kuasa, gemar sekali mengaturnya, terutama terhadap Perempuan. Perempuan-lah yang seringkali menjadi sasaran berbagai peraturan tentang pakaian dan perilaku seksual: mereka yang diharuskan menutupi anggota tubuh tertentu; mereka yang diharuskan menjaga keperawanan dan mengikuti lebih banyak aturan daripada lelaki, serta mereka juga yang lebih sering mendapat stigma. Salah satu cara yang ampuh untuk mengontrol Manusia adalah dengan memengaruhi cara berpikir mereka lewat cerita dan kata kata. Bila akal budi manusia sudah dipenuhi oleh dogma, bila cara berpikir mereka sudah dibentuk oleh penguasa, maka ia akan dengan mudah dikendalikan untuk memenuhi tujuan tertentu. Karena itu, jangan pernah merendahkan kekuatan cerita dan kata-kata. Dengan kata-kata-lah, manusia menyampaikan konsep, gagasan serta dogma tertentu. Dengan sebuah cerita, manusia bisa mengarahkan manusia lainnya untuk memercayai berbagai konsep dan gagasan itu. Dengan kata-katalah, manusia bisa menggerakkan manusia lain untuk melaksanakan hal-hal yang tak terduga.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>seksualitas</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>sosial, masalah</topic>
 </subject>
 <classification>363.4</classification>
 <identifier type="isbn">9786239334628</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>363.4 Mar s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">20151</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan S-2</sublocation>
    <shelfLocator>363.4 Mar s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Seks%252C_Tuhan_dan_Negara.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17532</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-21 08:38:19</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-21 09:19:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>