<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17531">
 <titleInfo>
  <title>Kekerasan Seksual terhadap Perempuan dan Anak:</title>
  <subTitle>Tinjauan Teologi Feminis</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Natar, Asnath Niwa (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Yayasan Taman Pustaka Kristen Indonesia</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv + 213hlm; 14x20,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak-anak terjadi hampir setiap hari, di mana saja dan kapan saja. Pelakunya pun berasal dari semua kalangan: pendidikan tinggi dan rendah, status tinggi dan rendah, awam dan pemimpin agama, usia muda maupun tua. Demikian pula korbannya berasal dari semua kalangan, usia, pendidikan, status, ras, suku, dan gender, termasuk mereka yang difabel. Kekerasan seksual tidak hanya menyebabkan gangguan fisik tetapi juga gangguan psikis.Telah banyak upaya yang dilakukan untuk mengatasi kekrasan seksual terhadap perempuan dan anak, namun angka kekerasan seksual tetap saja terjadi bahkan semakin tinggi, termasuk di Indonesia. Salah satu penyebab terjadinya kekerasan seksual dikarenakan oleh faktor budaya patriarkat dan relasi kuasa yang tidak seimbang (kyriarki) antara laki-laki dan perempuan, antara pemegang kekuasaan dengan mereka yang tidak memiliki kuasa atau lemah. Buku ini mengkaji masalah kekerasan seksual dari perspektif teologi feminis yang dikaitkan dengan Alkitab, psikologi, dan pendidikan Kristiani. Ada juga kajian yang berhubungan dengna korban difabel. Buku ini bermanfaat untuk menggugah keprihatinan masyarakat terhadap korban kekerasan seksual serta memikirkan solusi yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>seksualitas</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>wanita, kekerasan</topic>
 </subject>
 <classification>305.42</classification>
 <identifier type="isbn">9786026414113</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>305.42 Nat k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">20150</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan S-2</sublocation>
    <shelfLocator>305.42 Nat k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Kekerasan_Seksual_thdp_Perempuan.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17531</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-21 08:32:01</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-21 09:19:04</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>