<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17486">
 <titleInfo>
  <title>Allah Yang Mahaesa dan Tritunggal</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Heuken, Adolf</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Yayasan Cipta Loka Caraka</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>63hlm; 14,5x20,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Maksud buku kecil ini tidak lain daripada menyampaikan satu ­tahap rumusan perkembangan iman kita tentang Allah. Orang ­Yahudi percaya, bahwa Yahwe menciptakan semesta alam dan ­ialah Tuhan mereka. Ia memilih serta membimbing bani Israel dan ­me­ngerjakan mukzijat sebagai Yang Mahakuasa. Yahwe itu Roh, maha­suci dan amat sangat berbeda dengan manusia. Orang Yahudi tidak berani mengucapkan nama Yahwe. Jesus mewartakan Allah sebagai BapaNya dan diriNya sebagai Putera Allah, Yang bersatu dengan Bapa. Orang yang mau menjadi Kristen, sesuai pesan Jesus 'dibaptis atas Nama Bapa, Putera dan Roh Kudus' (Mt 28,19). Dalam Surat pertama kepada Umat di Korintus, S. Paulus menulis 'Roh Yang sama, Tuhan Yang sama dan Allah Yang sama, Yang mengerjakan semuanya' (ayat 4-6). Surat kedua kepada umat sama ditutup dengan 'Rahmat Tuhan Jesus Kristus, kasih Allah(-Bapa) dan persekutuan Roh Kudus menyertai kalian semua.' Maka, generasi Kristen pertama sudah mengimani Trinitias tanpa memakai istilah ini. Dalam Perjanjian Baru terdapat banyak ayat, yang menyebut (Allah-)Bapa, PuteraNya dan Roh(Nya). Tetapi, karena iman itu baru dan umat Kristen sering dianiaya, mereka kurang ketenangan untuk memikirkan sifat hubungan antara Bapa dan Putera. Orang beriman tertarik pada apa yang dikerjakan oleh Allah, belum berpikir tentang siapakah Allah itu sendiri.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Tritunggal</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Allah</topic>
 </subject>
 <classification>231.044</classification>
 <identifier type="isbn">9786027039599</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>231.044 Heu a</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">20105</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan S-2</sublocation>
    <shelfLocator>231.044 Heu a</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Allah_Yang_Mahaesa_dan_Tritunggal.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17486</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-23 10:59:40</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-22 07:51:26</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>