<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17403">
 <titleInfo>
  <title>Makna Kelahiran dalam Adat Sikka Krowe, Flores (Tinjauan antropologis-pastoral)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Raymundus I Made Sudhiarsa, Ph.D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Kristoforus Bala, M.A.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lero, Mauritius</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x + 84hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Saya meletakkan fokus tulisan ini pada 'Makna Kelahiran dalam Adat Sikka Krowe, Flores' (Tinjauan Antropologis-Pastoral). Kelahiran seorang anak dengan berbagai ritus yang dilakukan mempunyai makna. Ritus-ritus kelahiran adat Sikka-Krowe bukanlah ritus yang dilakukan begitu saja, tetapi memiliki pesan tersendiri yang tentu berisi tentang harapan yang terbaik untuk anak yang baru dilahirkan. Anak yang dilahirkan adalah manusia utuh yang membawa kegembiraan bagi keluarga. Kehadirannya adalah berkat bagi keluarga. Kehadiran anak membutuhkan tanggung jawab yang besar dari keluarga besar, tetapi yang diistimewakan adalah orang tua yang telah melahirkannya. Adapun metode yang saya gunakan dalam penulisan karya ini adalah metode kepustakaan dan wawancara dengan tokoh terkait. Temuan yang ditampilkan dalam karya ini ialah bahwa sebagaimana dengan kelahiran manusia pada umumnya di mana orang Sikka Krowe melihat kelahiran itu bukan sekedar kehadiran anak ke dalam dunia, melainkan lebih luas dari itu, hal ini tampak dalam berbagai ritus yang dilakukan baik itu sebelum kelahiran, yakni pada masa kehamilan sampai pada sesudah kelahiran. Adapun berbagai ritus yang dilakukan ini memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Sikka Krowe.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kebudayaan Flores</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2020</topic>
 </subject>
 <classification>959.86</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>959.86 Ler m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">16.004</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>959.86 Ler m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17403</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-30 10:05:45</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-10-02 08:35:25</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>