<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17398">
 <titleInfo>
  <title>Pola Relasi Pencambuk Penangkis (Paki Ta'ang) dalam Tarian Caci Manggarai Ditinjau dari Filsafat Relasionitas Armada Riyanto</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Sermada Kelen Donatus, M.A.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Pius Pandor, Lic.Phil.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bembid, Fransiskus Sailtus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii + 127hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tulisan ini menaruh perhatian pada refleksi filosofis atas pola relasi antara pencambuk dan penangkis dalam tarian caci Manggarai. Metodologi yang digunakan penulis dalam tulisan ini adalah metode fenomenologi. Melalui metode fenomenologi, penulis akan melakukan dua hal. Pertama, mendeskripsikan tarian caci sebagaimana tarian caci itu sendiri menampakkan diri dan sebagaimana tarian caci itu dihayati oleh para penarinya. Tidak semua hal tentang tarian caci dideskripsikan dalam tulisan ini, seperti asal-usul tarian caci, sejarah perkembangannya, dan susunan upacaranya. Deskripsi tentang tarian caci hanya dikonsentrasikan pada fenomena mencambuk-menangkis dan hal-hal yang berhubungan dengan itu, seperti hakikat tarian caci, unsur dasariahnya, cara bermainnya, pakaian dan peralatannya, ruang dan waktu pelaksanaannya. Dalam melakukan deskripsi atasnya, penulis mengkombinasikan antara pengetahuan yang termuat dalam buku-buku bacaan (studi kepustakaan) dan pengetahuan yang diperoleh penulis melalui pengamatan langsung terhadap tarian caci. Karena metode fenomenologi berorientasi pada pencarian makna, maka hal kedua yang dilakukan penulis – dan ini yang terutama – adalah melakukan refleksi filosofis atas deskripsi tersebut untuk menguak makna relasi dibalik tindakan mencambuk dan menangkis yang dilakukan oleh para penari dalam tarian caci. Refleksi itu dijalankan dengan menggunakan perspektif filsafat relasionalitas dari Armada Riyanto. Dari refleksi filosofis itu ditemukan bahwa pola relasi antara pencambuk dan penangkis dalam tarian caci bukanlah subjek-objek sebagaimana yang diasumsikan oleh kebanyakan orang, melainkan berciri intersubjektif. Karakteristik relasi intersubjektif antara pencambuk dan penangkis dalam tarian caci adalah egaliter, dialogal, saling mengadakan dan memberikan arti, dan saling menghadapi dengan sikap hormat. Temuan ini dapat memberikan kontribusi bagi relasi yang lebih manusiawi dalam societas Indonesia, yang kerap kali menampilkan relasi yang berciri subjek-objek; dominatif dan eliminatif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kebudayaan Flores</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2020</topic>
 </subject>
 <classification>959.86</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>959.86 Bem p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">16.066</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>959.86 Bem p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17398</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-30 09:05:09</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-10-02 08:45:56</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>