<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17375">
 <titleInfo>
  <title>Menghidupkan Kasih dalam Keluarga Berbasis Injili (Tinjauan pastoral keluarga)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Antonius Denny Firmanto, M. Pd.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Gregorius Pasi, Lic.Th</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kandop, Yohanes Poma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii + 83hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fokus dari tulisan ini adalah 'Menghidupkan Kasih Dalam Keluarga Berbasis Injili'. Keluarga sejati adalah keluarga yang berlandaskan pada Allah, karena kesatuan suami istri pertama-tama berdasarkan pada kasih Allah. Relasi suami istri menjadi kuat karena Allah sendiri membimbingnya. Kasih itu sudah dibangun oleh keluarga tersebut. Maka Kepasrahan dan pengharapan keluarga kepada Tuhan dan juga hendaknya berbuah dalam kehidupan bersama. Hal ini menjadi kunci untuk menjadi keluarga yang sejati. Gereja masa depan akan ditentukan oleh keluarga. Gereja katolik sendiri menganggap perkawinan adalah ikatan yang suci karena dimeteraikan dengan sakramen. Keluarga yang sudah dibentuk mempunyai tanggungjawabnya yang besar yakni agar menjadi saksi Kristus dan menumbuhkan kasih secara khusus dalam keluarga. Harapan saya, tulisan ini menyadarkan setiap keluarga akan hidup yang bahagia dan sejahtera karena hidup dalam kasih Allah adalah untuk saling memberi. Dalam tulisan ini saya mengunakan metodologi kepustakaan dengan tetap melihat situasi yang terjadi di dalam keluarga di zaman ini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>pastoral, pelayanan (keluarga)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2020</topic>
 </subject>
 <classification>253</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>253 Kan m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">16.037</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>253 Kan m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17375</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-26 09:16:01</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-09-29 08:47:22</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>