<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17343">
 <titleInfo>
  <title>Perjumpaan Interaktif antara Teologi dan Budaya:</title>
  <subTitle>Kajian tentang Pemahaman dan Persepsi Mengenai Teologi Interkultural di Aras Akademis dan Gerejawi</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jong, Kees de (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tridarmanto, Yusak (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Yayasan Taman Pustaka Kristen Indonesia dan Fakultas Teologi Universtas Kristen Duta Wacana</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>viii + 112hlm; 14x20,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Interaksi dengan nilai-nilai kehidupan yang bersumber dari berbagai macam budaya dan agama yang hidup disekitar, pastilah tidak dapat dihindari. Karena itu dapat dipastikan bahwa agama pun juga tidak mungkin dapat dilepaskan dari perkembangan budaya yang ada dan hidup disekitarnya. Kenyataan ini, mau tidak mau, akan menuntut adanya sikap terbuka untuk menerima, menghargai, dan bahkan mengakui hadirnya nilai-nilai budaya di dalam suatu agama. Keterbukaan semacam ini mutlak diperlukan dalam rangka mewujudka suatu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang harmonis. Konsekuinsinya, setiap orang beriman perlu memiliki pada dirinya wawasan interkultural; wawasan yang memampukan seseorang setia terhadap agama dan budayanya sendiri di satu pihak, namun pada saat yang sama sanggup pula menerima dan menghormati agama dan budaya yang lain sebagi media refleksi bagi penghayatan imannya sendiri. Namun, sudahkah wawasan interkultural tersebut hadir secara nyata di dalam kehidupan warga saat ini? Alasan inilah yang mendorong tim peneliti dari Fakultas Teologi Universitas Kristen Duta Wacana melakukan penelitian penjajakan mengenai gambaran terkait wawasan interkultural yang hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat dewasa ini. Pusat perhatian utamanya  diarahkan kepada persepsi kelompok mahasiswa, dosen, dan pendeta mengenai teologi interkultural. Ini akan digali melalui pertanyaan utama tentang bagaimana mereka memahami dan menghidupi keberadaan dirinya di tengah masyarakat, budaya, dan agama yang plural. Hasil Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih yang berguna bagi pengembangan dan implementasi wawasan interkultural dalam rangka mewujudkan hidup bersama masyarakat yang diidam-idamkan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kristiani dan budaya</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Teologi</topic>
 </subject>
 <classification>230</classification>
 <identifier type="isbn">9786026414175</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>230 Jon p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">20015</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan S-2</sublocation>
    <shelfLocator>230 Jon p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Perjumpaan_Interaktif_antara_teologi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17343</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-21 09:29:33</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 11:23:33</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>