<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17314">
 <titleInfo>
  <title>Evangelisasi:</title>
  <subTitle>Gereja yang Bergerak Keluar dengan Sukacita</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Taucher, Christian (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Maumere</placeTerm>
   <publisher>Ledalero</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>viii + 242hlm; 14x20,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Seri Verbum</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Buku Evangelisasi Gereja yang Bergerak Keluar menunjukkan fakta bahwa tidak ada lagi dikotomi di antara hakikat misioner setiap Gereja dan tugasnya memberitakan Injil melalui cara-cara yang menuntut dialog, dengan pengetahuan tentang dan empati terhadap konteks-konteks konkret di mana manusia hidup, serta keterampilan komunikasi antarbudaya. Sebuah Gereja misioner bisa menggantang keuntungan dari pengalaman tradisional para misionaris lintas budaya, karena persis itulah situasi di mana kini hampir setiap Gereja berada. Apa yang dulu dianggap sebagai panggilan bagi beberapa kalangan guna berkarya di tempat-tempat eksotis kini memiliki relevansi untuk semua palayan di dalam semua Gereja. Kita benar-benar berada dalam era baru, fase baru misi atau evangelisasi. Kebutuhan akan keyakinan dan semangat baru, metode dan ungkapan baru tentu merupakan wawasan yang diwariskan evangelisasi baru kepada kita, tetapi fokus evangelisasi tampaknya telah beralih agar dapat menjangkau pelayanan dari sebuah Gereja yang seluruhnya misioner milik para murid yang diutus. Tugas kita semua ialah untuk merenungkan dan mengembangkan cara-cara berkomunikasi bagaimana Gereja misioner dewasa ini, melalui praktik dialog profetis, dapat ambil bagian dalam misi Allah di tengah dunia kita yang lantak namun dirahmati ini.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>pengabaran injil</topic>
</subject>
<subject authority="">
 <topic>misi Kristen</topic>
</subject>
<classification>266</classification>
<identifier type="isbn">9786021161098</identifier>
<location>
 <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
 <shelfLocator>266 Tau e</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">19991</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan S-2</sublocation>
   <shelfLocator>266 Tau e</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>Evangelisasi-Gereja_yg_bergerak.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>17314</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-12 10:22:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-21 09:44:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>