<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17307">
 <titleInfo>
  <title>Menerobos Batas Merobohkan Prasangka (Jilid 1):</title>
  <subTitle>Pendasaran dan Praksis Dialog</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kleden, Paul Budi (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mirsel, Robert (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Maumere</placeTerm>
   <publisher>Ledalero</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv + 414hlm; 15,5x24cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam jilid pertama yang menyandang subjudul Pendasaran dan Praksis Dialog, memaparkan konsep-konsep dasar mengenai dialog dan sejumlah contoh bagaimana dialog dikembangkan dalam berbagai konteks oleh berbagai tokoh. Tulisan-tulisan dalam jilid ini dibagi dalam empat bagian. Bagian pertama terdiri dari lima tulisan yang memberikan pendasaran mengenai perlu dan mendesaknya dialog. Bagian kedua memperkenalkan spiritualitas dialog. Dialog yang hidup dengan dan demi seluruh alam ciptaan memerlukan landasan biblis yang kuat. Pada bagian ketiga secara spesifik berbicara mengenai konsekuensi yang mesti diambil Gereja kalau dialog sungguh menjadi komitmennya. Gereja yang dialogal harus mendengarkan tantangan zaman, belajar dari tradisi lain, membuka ruang bagi partisipasi umat untuk turut memikirkan apa yang perlu dilakukan Gereja dan mengambil tanggungjawab di dalamnya. Bagian terakhir dalam jilid pertama merupakan bagian terpanjang yang menampilkan contoh pengalaman, model dan tokoh yang sigfinikan untuk dialog dari berbagai latar belakang tempat dan waktu.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Teologi</topic>
 </subject>
 <classification>230</classification>
 <identifier type="isbn">9789799447555</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>230 Kle m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">19984</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan S-2</sublocation>
    <shelfLocator>230 Kle m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Menerobos_Batas_1.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17307</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-12 08:54:26</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-21 09:34:15</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>