<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17257">
 <titleInfo>
  <title>Komunitas Menurut Konstitusi Ordo Hamba-Hamba Maria Tahun 1987</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Edison R.L. Tinambunan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>3. Dr. Yustinus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. F.X. Kurniawan Dwi Madyo U.M.Ed.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raja, Fulbertus Bernadus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>ix + 120hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komunitas merupakan aspek penting dalam hidup religius. Setiap religius bertumbuh dalam komunitas. Ordo Hamba-Hamba Maria memiliki tradisi hidup monastik yang menempatkan komunitas sebagai model dan cara hidup bagi setiap anggotanya. Hal ini ditegaskan dalam Regula dan konstitusi yang menjadi pedoman hidup setiap hamba Maria. Konstitusi Ordo Hamba-Hamba Maria tahun 1987 menempatkan hidup komunitas sebagai bentuk persekutuan hidup yang mengarah kepada persekutuan dengan Allah. Konstitusi menegaskan peranan penting Komunitas Hamba Maria yakni sebagai model dan cara hidup para Hamba Maria. Komunitas menampilkan hidup bersama sebagai bentuk pencarian akan kehendak Allah. Komunitas dibentuk oleh pribadi-pribadi yang telah memilih cara hidup sebagai hamba Maria dan ingin hidup dalam persekutuan persaudaraan. Kesaksian persekutuan hidup Para Rasul menjadi dasar hidup komunitas Hamba Maria mereka hidup bersama dalam persekutuan, saling berbagi dan sehati sejiwa mengarahkan diri kepada Allah. Mereka berkumpul bersama dan berdoa serta mempersembahkan diri mereka sebagai persembahan yang hidup kepada Allah dalam komunitas. Santa perawan Maria menjadi inspirator utama bagi setiap hamba Maria dalam persaudaraan dan pelayanan. Maria menjadi teladan doa bagi komunitas atas dasar penyerahan dirinya secara utuh dalam karya keselamatan Allah. Para hamba Maria hidup dalam semangat saling menghormati satu sama lain, membaktikan diri secara total dalam hidup komunitas, mengungkapkan sukacita dalam hidup komunitas, mewujudkan pelayanan yang penuh belas kasih kepada setiap orang, bertumbuh dalam dialog yang membangun serta menghidupi keheningan sebagai kesempatan berjumpa dengan Allah dalam jiwa. Hal tersebut merupakan bentuk kesaksian akan Kristus yang nyata di tengah dunia saat ini. Refleksi tentang komunitas menurut konstitusi mendorong setiap hamba Maria untuk kembali melihat semangat dasar hidup bersama yakni pencarian akan Allah. Komunitas  adalah sarana bagi setiap hamba Maria menemukan Allah dalam hidup persaudaraan, pelayanan dan devosi yang mendalam kepada Perawan Maria. Inilah bentuk kesaksian hidup yang nyata akan Kristus yang hadir dalam Gereja dan diungkapkan secara nyata dalam hidup komunitas dalam dunia dewasa ini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>biara (OSM)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS 2020</topic>
 </subject>
 <classification>255.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>255.7 Raj k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">17.01008</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>255.7 Raj k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_TESIS_baru.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17257</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-08-04 11:16:14</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-10 10:41:04</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>