<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17192">
 <titleInfo>
  <title>Implementasi Konsep Misi Bevans dalam Penerapan Konsep Pancasila sebagai Model Misi Ad Extra Bagi Gereja Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>3. Raymundus I Made Sudhiarsa, Ph.D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Antonius Denny Firmanto, M.Pd</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Fransiskus Hardjosetiko, M. A.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Diaz, Yoseph Ola</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>ix + 106hlm; 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gereja Katolik Indonesia memandang bahwa Pancasila mampu untuk menjadi basis dialog dari masyarakat Indonesia. Nilai-nilai Katolikisme diselaraskan dengan nilai-nilai Pancasila. Keselarasan ini bukan sebuah rekayasa, sebab sejak awal semua nilai yang terdapat dalam Pancasila juga ada di semua agama. Karena sejak awal Gereja Katolik memiliki prinsip keindonesiaan yang kuat, yakni 100% Katolik, 100% Indonesia, tidak sulit kiranya menggali keselarasan nilai-nilai religi dan kebangsaan ini. Pancasila mengandung nilai-nilai kemanusiaan yang luhur yang juga dijunjung tinggi dalam ajaran-ajaran Gereja. Karena itu Gereja menerima Pancasila bukan karena pertimbangan-pertimbangan taktis, melainkan nilai-nilai luhur Pancasila itu sendiri. Gereja mengharapkan setiap umatnya untuk ikut berperan serta dalam membangun masyarakat Pancasila yang sesuai dengan kemampuan yang ada, serta kesempatan yang ada, baik secara perorangan maupun secara kelompok. Namun bila diamati secara seksama ternyata antara Gereja Katolik dan pemerintah Indonesia yang berdasarkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari mendukung dan mengamalkan Pancasila dapat diterapkan dengan konsep pemikiran Bevans yakni, sebagai saksi Kristus, pewarta Kristus, pewarta keadilan, pewarta kedamaian, dan berdialog dengan sesama. Melihat konteks Indonesia yang majemuk, Gereja perlu bermisi Gereja tidak lagi bermisi secara ad intra melainkan ad extra karena Gereja Katolik sebagai lembaga tetap merupakan satu-satunya lembaga (sakramen) yang ditetapkan oleh Allah dan diutus untuk mewartakan keselamatan. Rahmat Allah yang ditawarkan kepada semua umat manusia terkait dengan tujuan akhir keberadaan Gereja. Dalam bermisi secara ad extra, Gereja harus bergerak keluar sebagai saksi Kristus, sebagai pewarta Kristus, yakni pewarta keadilan, pewarta perdamaian, pewarta cinta kasih. Di sini Gereja tidak hanya sebagai saksi dan pewarta Kristus melainkan Gereja juga harus berperan sebagai tokoh dialog baik dalam bidang agama (dialog antar agama), dalam bidang budaya (inkulturasi sebagai dialog) dan juga dalam hal pengampunan (rekonsiliasi sebagai dialog), Gereja harus mampu menampilkan wajah Kristus.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS 2019</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>misi Kristen</topic>
 </subject>
 <classification>266</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>266 Dia i</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">16.01023</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>266 Dia i</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_TESIS_baru.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17192</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-06-23 11:22:28</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-23 10:17:07</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>